Ditutup Tudang Sipulung, Wabup Bone Janji Tindak Lanjuti Aspirasi Demo Mahasiswa

  • 18 Jun 2026 12:49 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Bone menggelar aksi demokrasi di Kabupaten Bone, Rabu sore, 17 Juni 2026. Aksi yang berlangsung sejak sore hari itu berakhir melalui forum tudang sipulung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung DPRD Bone pada malam hari.

Massa aksi sebelumnya berkumpul di Lapangan Merdeka Watampone sebelum bergerak menuju perempatan Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat. Di lokasi tersebut, mahasiswa menggelar aksi teatrikal sebagai simbol kritik terhadap berbagai persoalan publik yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Setelah menyampaikan orasi, massa melanjutkan aksi menuju Gedung DPRD Bone untuk menyuarakan berbagai tuntutan. Namun, sebelum memasuki area gedung, aksi sempat diwarnai saling dorong antara peserta demonstrasi dan aparat keamanan yang berjaga di lokasi.

Ketegangan terjadi saat massa meminta segera dipertemukan untuk berdialog dengan pihak terkait. Meski sempat memanas, situasi akhirnya dapat dikendalikan sehingga aksi tetap berlangsung aman dan kondusif.

Jenderal Lapangan Cipayung Plus dan BEM Kabupaten Bone, Arfa, mengatakan aksi tersebut digelar untuk menyuarakan sejumlah isu nasional maupun lokal. Menurutnya, mahasiswa menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, persoalan penyalahgunaan BBM subsidi, dugaan tambang ilegal, serta Universal Health Coverage (UHC) yang dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

"Tuntutan kami telah diterima, tetapi tidak berhenti sampai di sini. Kami akan terus mengawal seluruh persoalan yang menjadi aspirasi masyarakat Kabupaten Bone," kata Arfa.

Aksi kemudian ditutup melalui forum tudang sipulung yang dihadiri Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, serta unsur Forkopimda lainnya. Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Bone menyatakan seluruh masukan yang disampaikan mahasiswa akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut pemerintah daerah.

"Atas nama Forkopimda, kami menerima berbagai masukan yang disampaikan dan akan melakukan evaluasi serta perbaikan ke depan. Khusus yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bone, tentu akan segera kami tindak lanjuti melalui mekanisme yang ada," ujar Andi Akmal Pasluddin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....