Peternak Sinjai Curhat Harga Telur Anjlok, Bupati Dorong Kemitraan dengan SPPG

  • 17 Jun 2026 19:32 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Anjloknya harga telur di tengah tingginya biaya pakan menjadi keluhan utama peternak ayam petelur di Kabupaten Sinjai. Persoalan tersebut disampaikan langsung Asosiasi Peternak Ayam Petelur Kabupaten Sinjai saat bertemu Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Rumah Jabatan Bupati, Selasa 16 Juni 2026.

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan para peternak untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi sektor peternakan ayam petelur. Sejumlah solusi pun mengemuka guna menjaga keberlangsungan usaha peternak lokal.

Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Sinjai, Jamaluddin, mengatakan harga telur saat ini mengalami penurunan, sementara harga pakan terus meningkat. Kondisi tersebut dinilai sangat memengaruhi keuntungan dan keberlanjutan usaha peternakan.

“Kami menyampaikan kepada Ibu Bupati kondisi yang dialami peternak saat ini, di mana harga telur mengalami penurunan sementara harga pakan justru meningkat. Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi keberlangsungan usaha peternak,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, salah satu solusi yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah membangun kemitraan antara peternak lokal dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Sinjai. Skema ini diharapkan dapat membuka pasar yang lebih pasti bagi hasil produksi peternak.

Ia menjelaskan, SPPG memiliki acuan untuk mengutamakan pembelian telur dari peternak lokal dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp26.500 per kilogram. Kepastian pasar tersebut diyakini mampu membantu menjaga stabilitas harga telur di tingkat peternak.

“Setelah kami berdiskusi dengan Ibu Bupati, salah satu langkah yang bisa ditempuh agar harga telur kembali naik adalah menjalin kerja sama atau kemitraan antara peternak dengan SPPG yang ada di Sinjai,” jelasnya.

Jamaluddin mengapresiasi respons positif Bupati Sinjai terhadap aspirasi yang disampaikan para peternak. Pemerintah daerah disebut siap memfasilitasi pertemuan lanjutan antara peternak dan pihak SPPG untuk membahas teknis pelaksanaan kerja sama tersebut.

Melalui kemitraan ini, peternak berharap kebutuhan telur untuk program pemenuhan gizi di Kabupaten Sinjai dapat diprioritaskan dari produksi lokal. Selain menjaga stabilitas harga, langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sektor peternakan dan meningkatkan kesejahteraan peternak di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....