Empat Hari Pencarian, Lansia Terserat Arus Sungai di Soppeng Akhirnya Ditemukan

  • 17 Jun 2026 17:37 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Soppeng – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang warga lanjut usia yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga terseret arus sungai di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Korban diketahui bernama Hatta Dg. Manessa (71).

Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu 17 Juni 2026, sekitar pukul 15.50 Wita setelah empat hari pencarian dilakukan. Pencarian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan bersama unsur terkait dan masyarakat setempat di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada.

Koordinator Pos SAR Bone, Masrur, mengatakan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal pencarian. “Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 15.50 Wita. Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Masrur.

Menurutnya, lokasi penemuan korban berada sekitar 1,6 kilometer dari rumah korban ke arah barat laut dengan heading 358 derajat. Sebelumnya, Hatta Dg. Manessa berpamitan kepada keluarga untuk menuju kebunnya di Desa Abbanuange. Saat itu korban diketahui mengenakan baju lengan panjang berwarna cokelat.

Untuk mencapai kebunnya, korban harus melintasi jalur yang melewati sungai di sekitar wilayah tersebut. Namun hingga waktu yang diperkirakan, korban tak kunjung kembali ke rumah sehingga pihak keluarga bersama warga melakukan pencarian secara mandiri.

Karena korban belum ditemukan, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut dan meminta bantuan tim SAR untuk melakukan pencarian lebih lanjut. Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk personel SAR, aparat terkait, serta warga sekitar yang turut membantu menyisir area sungai dan lokasi yang diduga menjadi jalur yang dilalui korban.

Setelah empat hari pencarian, tim akhirnya berhasil menemukan korban dan langsung melakukan proses evakuasi. “Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Masrur.

Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga Desa Abbanuange yang sejak awal turut mengikuti proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....