Sebanyak 144 Santri Baytul Mukarommah Resmi Diwisuda
- 17 Jun 2026 14:32 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Baytul Mukarommah menggelar wisuda tahfidz dan penamatan ratusan siswa di Ballroom Sentosa, Hotel Novena Watampone, Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan akbar ini mengusung tema integrasi intelektual dan spiritual dalam mencetak generasi masa depan yang berjiwa rabbani.
Pembina Yayasan Baytul Mukarommah, Anton Taufik, S.H., mengungkapkan rasa bangganya atas kelulusan sekitar 144 santri dan siswa dari tingkat madrasah tsanawiyah hingga aliyah. Terlebih lagi, salah seorang santriwati hafizah 30 juz berhasil lulus bebas tes di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. "Kami sangat bangga karena tahun ini salah seorang santri hafizah 30 juz berhasil lulus di Fakultas Kedokteran melalui prestasi bebas tes," ujar Anton Taufik dalam sambutannya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas dukungannya dalam pembangunan kampus kedua pesantren yang saat ini sedang berjalan di Desa Panyili. Kepada para lulusan, Anton berpesan agar hafalan Al-Qur'an tidak hanya dijadikan sebagai pencapaian prestasi melainkan sebagai pedoman hidup sehari-hari. "Hari ini kalian ditamatkan sebagai santri, namun jangan pernah tamat untuk belajar berbuat baik, menjaga salat, serta mendoakan orang tua," tambahnya.
Sementra itu, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi nyata pesantren dalam membangun daerah. Ia meminta seluruh jajaran untuk bersinergi mewujudkan sumber daya manusia di Kabupaten Bone yang mandiri, profesional, dan religius. "Kita bersyukur di Bone saat ini begitu banyak pondok pesantren yang akan melahirkan generasi unggul secara intelektual maupun spiritual," kata Andi Akmal. Menurutnya, perkembangan lembaga pendidikan Islam terpadu menjadi modal penting bagi penguatan karakter generasi muda setempat.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa kesempatan bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan dan karier kini terbuka sangat lebar di berbagai sektor negara. Para santri masa kini dapat masuk ke perguruan tinggi umum, sekolah kedinasan, menjadi TNI/Polri, pegawai BUMN, hingga memimpin sebagai kepala daerah.
Oleh karena itu, Andi Akmal mengajak para orang tua untuk berbahagia dan tidak ragu menyekolahkan anak mereka di pondok pesantren demi bekal masa depan. Pendidikan agama yang kuat dinilai sebagai fondasi utama agar anak-anak mampu membentengi diri di jenjang kehidupan selanjutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....