BKPRMI Sinjai Sebar 1.000 Al-Qur’an, Perkuat Gerakan Berantas Buta Aksara

  • 16 Jun 2026 18:32 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - DPD BKPRMI Kabupaten Sinjai terus memperkuat upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an melalui pembinaan santri, penyaluran bantuan Al-Qur’an, hingga pelaksanaan evaluasi kemampuan baca tulis Al-Qur’an di seluruh wilayah Kabupaten Sinjai. Ketua Umum DPD BKPRMI Sinjai, Ustadz Bahtiar Rasak, S.Pd.I, mengatakan pembinaan Al-Qur’an dilakukan secara berkelanjutan melalui jaringan Taman Kanak-kanak dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK-TPA) yang berada di bawah naungan BKPRMI. Para guru mengaji juga terus didorong untuk aktif membina generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Menurut Bahtiar, salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan dukungan kepada para pengajar Al-Qur’an melalui berbagai program pembinaan. Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, langkah tersebut juga menjadi bagian dari gerakan mencetak generasi Qurani di Kabupaten Sinjai.

Selain pembinaan, BKPRMI Sinjai juga menyalurkan bantuan Al-Qur’an kepada para santri yang membutuhkan. Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan sejumlah mitra yang memiliki perhatian terhadap pendidikan keagamaan.

“Kurang lebih hampir 1.000 Al-Qur’an sudah kami sebarkan di enam kecamatan. Bantuan ini diberikan langsung kepada santri yang memang membutuhkan,” ujarnya, Selasa, 16 Juni 2026.

Ia menjelaskan, setiap kecamatan menerima ratusan Al-Qur’an dan buku Iqra yang dibagikan secara gratis. Program tersebut lahir dari banyaknya laporan guru mengaji yang menghadapi keterbatasan sarana belajar bagi para santri.

Bahtiar menambahkan, BKPRMI juga rutin melakukan evaluasi kemampuan santri melalui kegiatan munakasyah. Evaluasi tersebut mencakup hafalan surah pendek, bacaan salat, dasar-dasar fikih ibadah, hingga kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf.

Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar pelaksanaan wisuda santri sebagai bentuk penghargaan atas capaian belajar mereka. Selain menjadi motivasi bagi santri, kegiatan itu juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang dilakukan di TK-TPA.

“Insyaallah pekan ini kami akan melaksanakan wisuda lebih dari 350 santri di Sinjai. Ini menjadi bagian dari upaya kami mendorong semangat belajar Al-Qur’an sekaligus mengukur hasil pembinaan yang telah berjalan,” katanya.

Bahtiar berharap berbagai program tersebut dapat memperluas akses pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak dan remaja. Dengan dukungan berbagai pihak, gerakan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Sinjai diharapkan semakin masif dan menjangkau lebih banyak generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....