Hari Kedua Pencarian, Lansia Hilang di Soppeng Belum Ditemukan

  • 15 Jun 2026 09:47 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Soppeng – Tim pencari gabungan yang terdiri dari unsur SAR dan instansi terkait melanjutkan upaya pencarian seorang warga lanjut usia yang hilang di wilayah perkebunan Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Operasi ini berlangsung pada hari kedua, Senin 15 Juni 2026.

Kehilangan tersebut dilaporkan setelah korban tidak kembali ke rumah sejak berangkat ke area kebun. Hingga kegiatan pencarian hari pertama berakhir, keberadaan korban belum ditemukan, sehingga operasi diperpanjang dengan melibatkan lebih banyak tenaga dan dukungan warga.

Korban yang dilaporkan hilang bernama Hatta Dg. Manessa, berusia 71 tahun. Pihak keluarga telah menyampaikan ciri-ciri serta informasi terakhir mengenai keberangkatan korban kepada tim pencari.

Sebelum memulai operasi hari kedua, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti pengarahan guna menyusun strategi yang lebih terarah dan menentukan wilayah prioritas yang akan disisir secara menyeluruh.

Koordinator Pos SAR Bone, Masrur, menjelaskan bahwa tim dibagi menjadi dua kelompok pencari agar jangkauan wilayah penyisiran menjadi lebih luas dan efektif.

“Pada hari kedua ini, tim SAR gabungan dibagi ke dalam dua unit pencarian. Masing-masing unit menyisir area kebun, jalur yang biasa dilalui korban, serta lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat keberadaannya,” ujar Masrur.

Ia menambahkan, proses pencarian tidak hanya mengandalkan tenaga di lapangan, tetapi juga didukung dengan peralatan teknologi untuk memudahkan pengawasan.

“Kami menggunakan metode penyisiran darat dan menerbangkan drone termal milik Basarnas untuk menjangkau area yang sulit dijangkau secara langsung,” lanjutnya.

Selama operasi berlangsung, tim juga terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak keluarga serta warga sekitar guna mendapatkan informasi terbaru yang dapat membantu proses pencarian.

Tim juga menyadari bahwa wilayah pencarian didominasi oleh lahan perkebunan dan semak belukar, sehingga memerlukan ketelitian serta waktu yang cukup dalam melakukan pengecekan setiap titik.

Seluruh personel yang terlibat tetap mengedepankan prinsip keamanan dan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.

Masrur menyampaikan harapan agar upaya yang dilakukan dapat segera membuahkan hasil dan korban ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang ada. Semoga korban segera ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian serta ketenangan,” tegasnya.

Hingga berita ini disusun, operasi pencarian masih berlangsung aktif. Tim terus melakukan evaluasi berkala guna memperbaiki strategi dan memperluas jangkauan penyisiran sesuai kondisi di lapangan.

Keterlibatan aktif warga setempat juga menjadi dukungan berharga bagi tim SAR dalam mempercepat proses pencarian dan memastikan seluruh wilayah terjangkau dengan Baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....