Kabupaten Bone menjadi Daerah Terbanyak Pengurusan Keimigrasian di Sulsel
- 09 Jun 2026 19:05 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Layanan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bone resmi dibuka di Jalan MH Thamrin, Watampone, pada Selasa, 9 Juni 2026. Kehadiran kantor layanan baru ini menjadi jawaban atas tingginya kebutuhan dokumen keimigrasian bagi masyarakat di Kabupaten Bone dan sekitarnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa berdasarkan data keimigrasian, warga asal Kabupaten Bone merupakan pemohon paspor terbanyak di Sulawesi Selatan, bahkan mendominasi pengurusan paspor di Kota Makassar. Oleh karena itu, pembukaan layanan langsung di Bone dinilai sebagai langkah yang sangat tepat.
"Layanan ini meliputi Bone, Sinjai, dan Soppeng. Sudah sangat tepat dibuka di Bone karena berdasarkan data di Sulawesi Selatan, masyarakat Bone merupakan yang paling banyak mengurus paspor," ujar Friece Sumolang.
"Dengan hadirnya layanan keimigrasian di Watampone, masyarakat Kabupaten Bone, Sinjai, dan Soppeng kini dapat mengakses pelayanan paspor serta dokumen keimigrasian lainnya secara lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa harus lagi menempuh perjalanan jauh ke kota lain, "tambahnya.
Sementara itu, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., membenarkan tingginya kebutuhan masyarakat setempat terhadap layanan keimigrasian. Hal ini dibuktikan melalui data lonjakan jumlah jemaah haji dan umrah asal Kabupaten Bone yang menyentuh angka puluhan ribu dalam tiga tahun terakhir.
Berdasarkan data yang dipaparkan, total jemaah haji dan umrah asal Kabupaten Bone sepanjang periode tahun 2024 hingga Juni 2026 telah mencapai 11.745 orang. Angka tersebut terdiri atas 3.620 jemaah haji dan 8.125 jemaah umrah. "Ini menjadi bukti tingginya kebutuhan layanan imigrasi di wilayah kita,' tegas Bupati Bone di sela-sela acara peresmian, "ujar Bupati.
Ia menilai statistik tersebut menjadi indikator kuat bahwa keberadaan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bone sangat mendesak dan dibutuhkan masyarakat. Selain didominasi oleh warga yang hendak melaksanakan ibadah ke tanah suci, layanan keimigrasian ini juga krusial bagi warga Bone yang ingin bekerja, menempuh pendidikan, maupun melakukan perjalanan wisata ke luar negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....