Mobil Antar Jemput Siswa Terjun Jurang di Takalala

  • 09 Jun 2026 18:25 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Soppeng — Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan mobil antar jemput siswa MTsN Soppeng terjadi di sekitar jembatan sebelum Pasar Sentral Takalala, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Selasa, 9 Juni 2026. Kendaraan yang mengangkut sejumlah pelajar tersebut diduga kehilangan kendali hingga keluar dari badan jalan dan masuk ke jurang di sisi jembatan.

Akibat insiden itu, kendaraan terbalik dan sejumlah siswa mengalami luka-luka. Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu evakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian.

Petugas juga berkoordinasi dengan warga dan instansi terkait guna mempercepat proses evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan. Sejumlah warga menyebut kondisi jalan di sekitar lokasi kecelakaan cukup rawan. Selain terdapat beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan, tidak adanya palang pengaman di sisi jembatan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Soppeng bersama anggotanya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan penanganan dan pendataan di lokasi kejadian.

“Kami turut prihatin atas kejadian yang menimpa para pelajar. Saat ini personel Satlantas telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pengumpulan keterangan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, menjadi perhatian utama kami,” ujar Aditya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan bekerja secara profesional untuk mengungkap faktor penyebab kecelakaan agar dapat menjadi bahan evaluasi ke depan. Kapolres juga mengimbau seluruh pengemudi angkutan pelajar agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum beroperasi.

Selain itu, pengemudi diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi, terutama pada area jembatan dan jalan yang mengalami kerusakan. Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian sebagai bahan evaluasi demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, sementara proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....