Warga Bone Hilang Terseret Arus Sungai

  • 05 Jun 2026 16:23 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone — Seorang warga Desa Ujung Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam setelah terseret arus sungai yang meluap saat menyeberang, Kamis, 4 Juni 2026. Korban diketahui bernama Saide (72), warga Dusun Kaccope, Desa Ujung Tanah. Hingga Jumat, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Bone, Masrur, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Ujung Tanah terkait adanya warga yang diduga hanyut saat menyeberangi sungai dalam perjalanan pulang dari sawah menuju rumahnya. Menurut informasi yang diterima, korban saat itu sedang menyeberangi sungai ketika debit air tiba-tiba meningkat akibat luapan air yang datang dari kawasan pegunungan.

“Menurut laporan yang kami terima, korban baru saja pulang dari sawah dan hendak menyeberangi sungai menuju rumahnya. Namun, saat berada di sungai, air yang berasal dari kawasan pegunungan tiba-tiba meluap dan diduga menyeret korban,” ujar Masrur.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga bantuan Tim SAR akhirnya diminta. Menerima laporan itu, Pos SAR Bone langsung mengerahkan personel beserta peralatan pencarian dan penyelamatan menuju lokasi kejadian.

Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, SAR Brimob, BPBD Kabupaten Bone, SAR Satpol PP, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai serta sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus deras.

Selain penyisiran darat, petugas juga melakukan pemantauan pada area yang berpotensi menjadi tempat korban tersangkut akibat derasnya arus sungai. Masrur menegaskan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya memaksimalkan pencarian agar korban dapat segera ditemukan. “Tim SAR gabungan akan terus melakukan pencarian dengan menyisir area sungai dan lokasi yang dicurigai menjadi titik korban terbawa arus,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan seluruh unsur terkait serta dukungan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....