Pesantren Ibnu Qayyim Bone Cetak Generasi Qurani Berteknologi

  • 04 Jun 2026 19:33 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Pondok Pesantren Ibnu Qayyim Wahdah Islamiyah Bone menamatkan dan mewisuda 18 santri Tahun Ajaran 2025/2026 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat, Kamis, 4 Juni 2026. Mengusung tema "Menjadi Generasi Qur'ani Cerdas Berteknologi", kegiatan ini menegaskan komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang memiliki pemahaman Al-Qur'an yang kuat sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era modern.

Acara yang digelar di lingkungan pesantren tersebut dihadiri oleh para santri, orang tua, dewan guru, serta sejumlah tamu undangan. Momentum penamatan dan wisuda menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan para santri yang telah menyelesaikan proses pendidikan dan pembinaan karakter selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Ibnu Qayyim.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ustaz Muhammad Jamil Ismail, Lc. yang mewakili Ketua Yayasan Wahdah Islamiyah Bone. Ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi sinergi antara santri, guru, dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan hingga para santri mencapai tahap kelulusan.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Kami berharap para lulusan dapat menjaga nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan selama di pesantren dan terus mengembangkan potensi diri di masa depan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bone, Dr. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd., yang hadir memberikan sambutan utama, mengapresiasi upaya Pondok Pesantren Ibnu Qayyim dalam mengintegrasikan pendidikan keislaman, ilmu pengetahuan, dan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, tantangan zaman saat ini menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. "Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kualitas diri dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Generasi Qur'ani harus mampu menjadi agen perubahan yang berakhlak mulia dan berdaya saing," kata Dr. Shabiel Zakaria.

Pada prosesi wisuda tahun ini, sebanyak 18 santri dinyatakan lulus, terdiri atas 11 santri SMP Islam Terpadu Teknologi Ibnu Qayyim kelas IX dan tujuh santri SMA IT Sains Ibnu Qayyim kelas XII. Para lulusan dinilai telah menyelesaikan pendidikan dengan berbagai capaian akademik serta pembinaan karakter yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para santri dan doa bersama. Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti para orang tua, guru, serta santri yang hadir. Melalui pendidikan yang memadukan nilai-nilai Al-Qur'an dan kecakapan teknologi, para lulusan diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi serta memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....