Peran Penulis Sebagai Penata Peradaban
- 26 Mei 2026 14:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Buku dari media cetak fisik telah beralih ke dalam format digital (e-book). Faktanya, tak hanya buku yang bertransformasi di era modern, peran penulis pun telah berevolusi dari sekadar penyampai cerita menjadi komunikator, kreator konten, dan kurator informasi.
Kini, penulis berfungsi sebagai jembatan penting antara algoritma mesin pencari dan pembaca manusia. Penulis dituntut untuk memastikan informasi yang disajikan tetap akurat, relevan, dan mudah dipahami ditengah derasnya arus informasi.
Sebagai seorang penulis, Dr. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd. memaknai peran penulis adalah sebagai penata peradaban. Melalui tulisan-tulisannya seorang penulis dapat membangun wawasan, budaya baru ataukah memperbaiki budaya yang telah ada.
“Ia bisa meluruskan suatu informasi yang ada ditengah masyarakat. Kalau sekedar pemberi informasi, itu ‘kan tugas teman-teman media”, kata Shabiel saat dikonfirmasi rri.co.id, Selasa, 26 Mei 2026.
Dikatakan Shabiel, karya penulis nantinya akan terekam oleh pembacanya. “Apalagi penulis-penulis muda akan ada budaya baru yang mereka hidupkan dan itu tidak bisa dibendung”, ujarnya.
Hal itu merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang sesuai dengan zamannya. “Penulis yang bermain di wilayah fiksi itu kebebasan ekspresinya bisa menembus batas ruang dan pikiran yang terkadang tidak kita pikirkan”, tambah Shabiel.
Berbeda dengan non fiksi, menurut Shabiel, ada batasan tertentu yang harus dijaga oleh penulis. Penulis harus melakukan riset mendalam agar tulisan kredibel, namun tetap dikemas dengan bahasa yang mengalir dan menarik agar tidak membosankan bagi pembaca.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....