Pesan Relawan Gaza As'ad Asal Sinjai: Jangan Lupakan Palestina
- 25 Mei 2026 06:30 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Jakarta - Relawan kemanusiaan asal Kabupaten Sinjai, As’ad Aras Muhammad mengajak masyarakat untuk terus peduli terhadap kondisi rakyat Palestina. Pesan itu disampaikan As’ad usai kembali ke Indonesia setelah menjadi korban penangkapan militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan di Gaza.
As’ad merupakan delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) bersama Rumah Zakat yang ikut dalam misi bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Ia menjadi salah satu dari sembilan WNI yang berhasil kembali ke tanah air dengan selamat.
Didampingi sang ibu, Rabia, As’ad mengungkapkan pengalaman yang dialaminya selama berada dalam tahanan Israel. Meski demikian, ia menegaskan penderitaan yang dialaminya belum sebanding dengan kondisi rakyat Palestina yang telah hidup dalam konflik selama puluhan tahun.
“Penyiksaan dan penculikan yang kami alami belum ada apa-apanya dibanding penderitaan saudara kita di Palestina. Kami berharap apa yang kami alami ini menjadi spirit agar kita terus peduli terhadap Palestina,” ujarnya, Minggu 24 Mei 2026.
"Bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan sebagaimana amanat Indonesia, dan sebagaimana kita umat Islam memiliki kewajiban untuk menolong saudaranya yang terzalimi," tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sinjai yang terus memberikan dukungan moral dan doa selama dirinya menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Dukungan itu dinilai menjadi kekuatan besar bagi dirinya dan para relawan lainnya. "Terima kasih, khususnya kepada Ibu Bupati yang sudah rela berkenan datang ke tempat kami," tutupnya.
As’ad diketahui berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dan tinggal di rumah yang juga dijadikan Rumah Tahfidz Al-Qur’an di Kelurahan Bongki. Di tempat tersebut, para santri tetap menjalankan aktivitas belajar mengaji dan menghafal Al-Qur’an seperti biasa.
Sebagai anak keempat dari sepuluh bersaudara, As’ad dikenal sebagai sosok pendiam di lingkungan keluarga. Namun, ia disebut memiliki keteguhan dan kemampuan menyelesaikan persoalan dengan tenang.
Kisah perjuangan As’ad kini menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Sinjai. Banyak pihak berharap semangat kemanusiaan dan kepeduliannya terhadap Palestina dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....