Dermaga Baru Bajoe Resmi Beroperasi Kembali, ASDP Ingatkan Bahaya ODOL
- 21 Mei 2026 21:09 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe resmi mengoperasikan dermaga baru Pelabuhan Bajoe di Kabupaten Bone, Kamis 21 Mei 2026. Pengoperasian perdana tersebut ditandai dengan peresmian dan pengujian fasilitas Moveable Bridge atau jembatan bergerak di pelabuhan penyeberangan Bajoe-Kolaka.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur. Turut hadir Executive Director PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Regional IV, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe, unsur Forkopimda Bone, sejumlah kepala OPD, Camat Tanete Riattang Timur, serta tamu undangan lainnya.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bajoe, Anom Sedayu mengatakan peningkatan fasilitas tersebut merupakan program dari Kementerian Perhubungan untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa penyeberangan. Menurutnya, fasilitas lama memiliki kapasitas maksimal hanya 30 ton, sementara dermaga baru kini mampu menampung kendaraan hingga 50 ton.
Selain itu, sistem pengoperasian yang sebelumnya menggunakan mekanik rantai kini telah beralih menggunakan sistem hidrolik yang dinilai lebih aman. “Tujuan utamanya adalah untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa. Karena yang diganti ini adalah salah satu fasilitas vital di pelabuhan penyeberangan, yaitu Moveable Bridge yang menghubungkan antara dermaga dengan kapal,” ujarnya.
Ia menambahkan, PT ASDP Indonesia Ferry mengalokasikan anggaran sekitar Rp8 miliar untuk renovasi fasilitas dermaga Pelabuhan Bajoe. Dengan peningkatan tersebut, konektivitas Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara melalui lintasan Bajoe-Kolaka diharapkan semakin lancar dan aman.
Selain itu, pihak ASDP juga meminta dukungan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan terhadap kendaraan bermuatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL). Menurutnya, pengendalian tonase penting dilakukan agar fasilitas dermaga tetap terjaga dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman mengapresiasi pengoperasian dermaga baru yang dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan penyeberangan masyarakat. Ia juga memuji pembangunan fasilitas yang dinilai selesai tepat waktu sesuai harapan pemerintah pusat.
“Kami berharap fasilitas ini bisa dipelihara bersama, termasuk pengaturan tonase kendaraan agar sesuai standar penyeberangan. Dengan sistem hidrolik yang baru, tentu akses transportasi menjadi lebih aman dan masyarakat dapat menikmati kelancaran distribusi,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....