Sebanyak 18 Desa di Bone Gelar Pemilihan Kepala Desa PAW Serentak

  • 21 Mei 2026 06:42 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Sebanyak 18 desa yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Bone menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Antar Waktu (PAW) secara serentak hari ini. Kamis, 21 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa definitif yang sebelumnya berhalangan tetap atau diberhentikan.

Plt Kepala Dinas Pemberdaya Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bone, Andi Akbar mengungkapkan bahwa mekanisme pemilihan PAW ini tidak melibatkan seluruh warga desa seperti Pilkades reguler, melainkan melalui sistem perwakilan unsur masyarakat.

"Pemilihan tidak melibatkan seluruh masyarakat, hanya perwakilan saja dari semua unsur masyarakat di masing-masing desa. Mulai dari aparat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, hingga kelompok tani atau pengrajin. Masing-masing kelompok diambil dua orang perwakilan," ujarnya saat dikonfirmasi. Kamis, 21 Mei 2026.

Adapun 14 kecamatan yang melaksanakan Pilkades PAW serentak ini meliputi Kecamatan Barebbo, Kahu, Mare, Libureng, Ponre, Lappariaja, Dua Boccoe, Awangpone, Tellu Siattinge, Ulaweng, Bengo, Ajangale, Sibulue, dan Tellu Limpoe. Pelaksanaan PAW ini bertujuan untuk menyelesaikan sisa masa jabatan kepala desa sebelumnya yang tidak bisa menyelesaikan tugasnya karena beberapa faktor.

"Rata-rata kepala desa yang diganti ini ada yang meninggal dunia dan ada juga yang tersandung kasus hukum sehingga diberhentikan. Jadi, pejabat yang terpilih nanti hanya melanjutkan sisa periode yang ada," tambahnya.

Setelah proses pemungutan suara oleh keterwakilan unsur masyarakat selesai, hasilnya akan langsung ditetapkan di tingkat desa, lalu diteruskan ke panitia tingkat kecamatan hingga ke tingkat kabupaten.

Meski demikian, masih terdapat dua desa yang belum bisa melaksanakan PAW hari ini, salah satunya, Desa Jompie. Penundaan ini terjadi karena kasus hukum kepala desa sebelumnya belum berkekuatan hukum tetap (inkrah).

"Masih ada dua desa yang belum (PAW) karena belum inkrah, salah satunya Desa Jompie," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....