TPID Pinrang Perketat Pengawasan Pangan jelang Idul Adha

  • 20 Mei 2026 22:18 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Pinrang — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, memperketat pengawasan rantai pasok komoditas pangan strategis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini ditempuh sebagai mitigasi dini guna menekan potensi tekanan inflasi seasonal yang rentan menggerus daya beli masyarakat.

Upaya pemetaan pasokan pangan tersebut digodok melalui High Level Meeting (HLM) TPID yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si, di ruang rapat Bupati Pinrang pada Rabu, 20 Mei 2026. Pertemuan ini difokuskan untuk mengidentifikasi titik rawan hambatan distribusi serta volatilitas harga komoditas utama.

Sudirman Bungi menjelaskan bahwa intervensi pasar harus dilakukan sejak awal untuk meredam spekulasi harga di tingkat pedagang. Pemerintah daerah bersama Perum Bulog mengandalkan penetrasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta operasi pasar terjadwal untuk menjamin kepastian harga eceran tertinggi di pasar tradisional.

“Pemerintah memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang relatif stabil didasarkan pada pemantauan dan upaya yang selama ini dilakukan di lapangan serta dukungan berbagai pihak terutama Perum Bulog dalam memberikan jaminan harga yang pasti,” kata Sudirman Bungi, Rabu.

Selain mengandalkan skema SPHP, Pemkab Pinrang mengoptimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pangan untuk mengawasi aspek keamanan pangan serta mendeteksi indikasi penimbunan barang. Sudirman meminta seluruh elemen TPID, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) dan perwakilan penegak hukum, jeli melihat anomali fluktuasi harga sektoral.

Secara makro, stabilitas harga bahan pokok dinilai linier terhadap kondusifitas sosial daerah. Ketika daya beli masyarakat terlindungi dari lonjakan harga yang ekstrem, tren pertumbuhan ekonomi domestik di tingkat lokal diharapkan dapat tetap stabil.

“Ketika harga stabil dan kebutuhan masyarakat tersedia, maka kondisi ekonomi masyarakat juga akan lebih terjaga. Ini yang menjadi fokus utama kita menjelang Idul Adha,” ujar Sudirman menambahkan.

Agenda HLM TPID ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, serta jajaran pimpinan klaster logistik pangan regional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....