Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bone, Capai 65 Persen
- 20 Mei 2026 15:08 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan taraf pendidikan masyarakat terus digenjot. Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat yang terletak di Lingkungan Rompi, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kota Watampone, pada Rabu, 20 Mei 2026.
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan dan progres pembangunan fasilitas pendidikan tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran. Di sela-sela kunjungannya, Andi Asman Sulaiman turun langsung melihat detail bangunan untuk memastikan pengerjaannya berjalan sesuai dengan target perencanaan yang telah ditetapkan.
Proyek strategis yang menelan anggaran fantastis sekitar Rp230 miliar ini diproyeksikan akan menjadi salah satu ikon pemerataan pendidikan di Kabupaten Bone. Hingga saat ini, progres fisik di lapangan dilaporkan telah berjalan positif dan sukses mencapai bobot pekerjaan sekitar 65 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone memberikan instruksi tegas kepada pihak pelaksana proyek. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa faktor kualitas bangunan harus menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar-tawar dalam pembangunan fasilitas publik, terlebih untuk sektor pendidikan.
"Saya minta utamakan kualitas pekerjaan. Apalagi proyek ini dikerjakan oleh kontraktor berpengalaman," tegas Andi Asman Sulaiman di hadapan para pekerja dan pengawas proyek.
Menariknya, megaproyek ini tidak hanya fokus pada output sarana pendidikan semata, melainkan juga memberikan dampak ekonomi instan bagi warga sekitar. Selain berhasil menyerap tenaga kerja lokal, seluruh material bangunan yang digunakan dalam proyek ini dipasok langsung dari potensi daerah Kabupaten Bone sendiri.
"Material yang digunakan juga berasal dari Bone semua, sehingga manfaat pembangunan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat ini merupakan bagian integral dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah. Program ini dirancang khusus untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, bahkan hingga menjangkau wilayah pelosok desa dan dusun terpencil.
"Wajib sekolah bagi keluarga kurang mampu akan kita sisir sampai ke tingkat dusun di wilayah Bone," kata Andi Asman Sulaiman dengan optimis.
Dengan adanya Sekolah Rakyat ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap dapat menghadirkan solusi konkret dalam memangkas angka putus sekolah. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus mendukung penuh agenda pemerataan pendidikan di Bumi Arung Palakka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....