Sapi Bali Jadi Primadona jelang Iduladha di Bone
- 16 Mei 2026 17:14 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Tradisi masyarakat Kabupaten Bone dalam memilih hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha masih didominasi sapi bali. Jenis sapi tersebut menjadi primadona karena dinilai lebih sesuai dengan selera dan kebiasaan warga setempat saat berkurban.
Meski Idul Adha masih beberapa pekan lagi, sejumlah pedagang hewan kurban di Kabupaten Bone mulai menyiapkan stok sapi dan kambing untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah seorang pengusaha jual beli sapi di Jalan Sungai Limboto, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Aris, mengatakan hingga saat ini permintaan hewan kurban masih terbilang sepi.
"Kalau di tempat saya, permintaan konsumen untuk sapi masih sepi dan harga juga masih di batas harga wajar. Untuk kambing kurban juga masih sepi,” kata Aris, Jumat, 15 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya dirasakan di tempat usahanya, tetapi juga dialami pedagang dan peternak lain di wilayah Watampone. "Info teman-teman peternak sekitar Watampone rata-rata sama. Biasanya masyarakat mulai ramai membeli sekitar tujuh sampai 10 hari menjelang hari raya," ujarnya.
Aris mengungkapkan masyarakat Bone memiliki kecenderungan memilih sapi bali dibanding jenis sapi lainnya untuk dijadikan hewan kurban. Selain dianggap lebih cocok, sapi bali juga banyak tersedia di pasaran lokal dengan harga yang relatif terjangkau.
Saat ini harga sapi bali di Bone masih berkisar Rp12 juta hingga Rp14 juta per ekor tergantung ukuran dan kondisi hewan. Meski harga masih stabil, pedagang memprediksi akan terjadi kenaikan mendekati Hari Raya Iduladha.
"Kenaikan biasanya mulai terasa sekitar 10 hari menuju hari H. Prediksi saya kurang lebih sama seperti tahun lalu, estimasi kenaikan sekitar 10 sampai 15 persen," jelasnya.
Untuk menghadapi lonjakan permintaan, dirinya telah menyiapkan sekitar 10 ekor sapi dan 25 ekor kambing kurban. Sementara itu, seorang warga Kecamatan Tanete Riattang, Andika, mengaku belum membeli hewan kurban karena masih menunggu waktu mendekati hari raya.
"Biasanya memang beli mendekati lebaran kurban karena pilihan hewan masih banyak dan bisa menyesuaikan kondisi keuangan," katanya.
Ia mengatakan keluarganya hampir setiap tahun memilih sapi bali untuk kurban. "Kalau di keluarga kami memang lebih pilih sapi bali karena sudah biasa dari dulu," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....