Banjir Bone: Warga Rugi Mesin Pabrik hingga Barang Dagangan Terendam

  • 11 Mei 2026 10:41 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Pasca banjir yang melanda Kabupaten Bone, Jumat 8 Mei 2026 lalu warga kini mulai dihadapkan pada kenyataan pahit mengenai besarnya kerugian materi yang harus mereka tanggung. Air yang merendam pemukiman tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga melumpuhkan alat-alat produksi yang menjadi sumber mata pencaharian warga.

Amir, seorang warga Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, harus melihat mesin pabrik miliknya terendam air hingga ketinggian dua meter. Kerusakan alat produksi ini menjadi pukulan telak bagi ekonomi keluarganya karena operasional usaha otomatis terhenti total.

"Kami masih menghitung berapa total kerugiannya. Selain mesin pabrik, ada mesin cuci yang juga terendam air dan kemungkinan besar sudah rusak total," ungkap Amir saat ditemui RRI, Senin 11 Mei 2026.

Kondisi serupa dialami oleh Dg Caya pedagang di Lapecce, Lingkungan Pao-pao, Kelurahan Panyula. Ia menceritakan luapan air masuk hingga ke area penyimpanan stok dagangan.

“Banyak komoditas seperti kelapa dan barang jualan yang tidak sempat diselamatkan karena banjir yang datang,” katanya.

Meskipun Ia telah berupaya menumpuk barang-barang tersebut ke tempat yang lebih tinggi, derasnya air tetap mampu menjangkau aset dagangannya tersebut. Ia berharap adanya solusi infrastruktur agar pada warga terdampak tidak lagi menjadi korban luapan air di masa mendatang.

Sebelumnya diberitakan, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone sejak Kamis, 7 Mei 2026 malam menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Watampone, Jumat, 8 Mei 2026.

Banjir dilaporkan merendam beberapa wilayah seperti Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang Barat, kawasan depan Polres Bone di Kecamatan Tanete Riattang Timur, hingga Sambung Loe Baru, Kecamatan Tanete Riattang.

Diketahui banjir yang melanda sejumlah wilayah disebut menjadi yang terparah sejak tahun 2018 dan menyebabkan dua warga meninggal dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....