Dua Warga Bone Meninggal Dunia akibat Terjebak Banjir

  • 08 Mei 2026 09:04 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bone, menimbulkan duka mendalam. Korban meninggal dunia akibat banjir kembali bertambah. Seorang bocah berusia lima tahun dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya seorang lansia juga menjadi korban dalam bencana tersebut.

Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Sulawesi Selatan, Andi Sultan, menyampaikan bahwa korban kedua bernama Muhammad Arsyan, warga Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur. “Korban tambahan atas nama Muhammad Arsyan, umur lima tahun, warga Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur,” ujar Andi Sultan, Jumat, 8 Mei 2026.

Sebelumnya, kindisi banjir juga merenggut nyawa seorang lansia bernama Naima (80), warga Lingkungan Pao, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur. Bertambahnya korban jiwa ini menambah duka mendalam bagi masyarakat Bone yang masih berjuang menghadapi dampak banjir akibat tingginya curah hujan sejak malam hingga dini hari tadi.

Tim Basarnas gabungan bersama unsur TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta relawan terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik terdampak. Andi Sultan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan air serta keluarga yang memiliki anak-anak dan lansia.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri maupun keluarga di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan,” katanya.

Sejumlah titik di Kabupaten Bone hingga kini masih tergenang dengan ketinggian air bervariasi. Pemerintah daerah bersama tim gabungan juga terus melakukan pendataan warga terdampak serta menyiapkan langkah penanganan darurat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....