Semarak Hardiknas 2026 di Sinjai Dimeriahkan FLS3N dan O2SN

  • 07 Mei 2026 10:09 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Pendidikan menggelar Lomba Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Tenis Andi Arifuddin Mattotorang, Rabu 6 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas yang melibatkan peserta didik, guru, hingga orang tua siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Semarak Hardiknas tahun ini juga dirangkaikan dengan pembukaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP. Selain itu, turut digelar lomba untuk peserta PAUD dan pendidikan kesetaraan.

Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengapresiasi insan pendidikan sekaligus menjaring potensi peserta didik di berbagai bidang.

“Peserta yang terlibat di antaranya FLS3N jenjang SD sebanyak 303 peserta, SMP 136 peserta, serta O2SN SD 268 peserta dan SMP 130 peserta,” jelasnya.

Berbagai jenis lomba digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari seni, sastra, olahraga hingga permainan tradisional. Di antaranya menyanyi solo, mendongeng, karate, pencak silat, bulutangkis, atletik, mini soccer, domino, lomba masak kue, kultum hingga kebersihan toilet sekolah.

Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari mulai 5 hingga 8 Mei 2026. Pelaksanaan dipusatkan di beberapa lokasi, termasuk Lapangan Tenis Andi Mattotorang, SDN 103 Bontompare, dan area olahraga Stadion H. Andi Bintang Sinjai.

Sebelumnya, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, saat hadir membuka langsung kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh insan pendidikan dalam memeriahkan Hardiknas 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan bakat dan karakter peserta didik.

“Peringatan Hardiknas tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi harus menjadi momentum refleksi untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Bupati Ratnawati juga mengingatkan pentingnya menerapkan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan komitmen bersama dalam mencetak generasi unggul dari Bumi Panrita Kitta.

“Saya mengingatkan pentingnya menanamkan nilai filosofi Ki Hadjar Dewantara, yakni Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani dalam praktik pendidikan sehari-hari,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....