Vape Diduga Berisi Narkoba, Orang Tua di Bone Mulai Khawatir
- 05 Mei 2026 14:44 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Kasus seorang santri di Kabupaten Pangkep yang dilaporkan positif narkoba setelah mengisap vape memicu kekhawatiran di kalangan orang tua di Kabupaten Bone. Peristiwa tersebut diungkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan yang menemukan dugaan cairan vape telah dicampur dengan zat terlarang.
Meski terjadi di luar daerah, kabar ini cepat menyebar dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Sejumlah orang tua di Bone mulai merasa waspada terhadap penggunaan vape yang selama ini dianggap sebagai alternatif rokok yang lebih aman.
Salah satu orang tua di Bone, Uki, mengaku sangat khawatir dengan perkembangan modus penyalahgunaan narkoba yang semakin beragam. "Sekarang ini kita sebagai orang tua benar-benar harus ekstra hati-hati,"ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menilai, bentuk vape yang umum dan mudah ditemukan membuat pengawasan menjadi semakin sulit dilakukan. Menurutnya, kondisi ini menuntut orang tua untuk lebih aktif memantau aktivitas anak, baik di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.
"Anak-anak bisa saja tidak tahu kalau vape yang mereka pakai ternyata sudah dicampur narkoba,"sambungnya.
Selain Uki, orang tua lainnya di Bone, Rahma, juga mengungkapkan keresahannya terhadap kasus tersebut. Ia mengaku selama ini tidak terlalu mencurigai penggunaan vape, namun kini mulai memandangnya sebagai potensi ancaman serius.
"Awalnya saya pikir vape itu hanya tren anak muda, tapi setelah ada kasus ini saya jadi takut. Bisa saja anak-anak kita terpapar tanpa mereka sadari," katanya.
Dirinya berharap ada pengawasan ketat terkait dengan aturan penjualan dan penggunaan vape. "Harus ada pengawasan lebih ketat, baik dari orang tua maupun sekolah. Jangan sampai kita lengah dan anak-anak jadi korban," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....