Porprov Sulsel 2026 Tetap di Bone dan Wajo

  • 17 Apr 2026 15:09 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Teka-teki mengenai lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 akhirnya terjawab. Isu yang menyebutkan ajang olahraga empat tahunan tersebut akan diambil alih oleh tingkat provinsi dibantah tegas oleh pihak terkait.

Kepastian ini diperoleh usai rapat koordinasi antara Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulsel, KONI Sulsel, serta Dispora Kabupaten Wajo dan Bone di Makassar, Kamis, 16 April 2026. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone, H. A. Akbar, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa tidak ada perubahan lokasi. Porprov 2026 tetap akan dilaksanakan secara kolaborasi di dua kabupaten.

"Terkait isu perkembangan pelaksanaan Porprov 2026, ada bias informasi yang menyebutkan kegiatan ini akan dipindahkan ke provinsi. Itu tidak benar. Alhamdulillah semuanya sudah terang, tetap dilaksanakan di Wajo dan Bone," ujar Akbar saat dikonfirmasi, Jumat, 17 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, telah disepakati pembagian awal jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan, Kabupaten Wajo, Direncanakan menjamu 23 cabang olahraga. Dan di Kabupaten Bone, Menjadi tuan rumah untuk sisa cabang olahraga lainnya.

Meskipun demikian, pembagian ini masih bersifat fleksibel. Penentuan akhir akan bergantung pada hasil visitasi kelayakan venue oleh KONI dan Dispora Provinsi. Jika salah satu daerah tidak mampu memenuhi standar fasilitas cabor tertentu, maka akan dilakukan pengalihan lintas daerah.

Mengenai waktu pelaksanaan, panitia tetap menargetkan pada Oktober 2026. Namun, Akbar menyebutkan adanya ruang untuk penyesuaian jadwal jika diperlukan. Sementara untuk Estimasi waktu pelaksanaan kemungkinan Oktober atau bergeser ke November.

Menyambut perhelatan besar ini, pemerintah daerah segera memulai perbaikan infrastruktur, termasuk stadion, gedung olahraga (GOR), dan fasilitas pendukung lainnya. Selain aspek prestasi, Porprov 2026 diharapkan menjadi pemantik ekonomi bagi masyarakat lokal. Kehadiran ribuan atlet dan official diprediksi akan mendongkrak sektor UMKM serta perhotelan di Wajo dan Bone.

"Ini momentum penting. Dampaknya pasti luas bagi ekonomi masyarakat. Kami terus berkoordinasi untuk memastikan persiapan berjalan baik dan komitmen ini tetap terjaga," pungkas Akbar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....