Sinergi BPVP, Wabup Bone Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih

  • 13 Apr 2026 15:52 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, secara resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Gedung PKK Watampone pada Senin, 13 April 2026.

Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bone dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng. Kegiatan ini bertujuan mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor koperasi dan UMKM guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Andi Akmal Pasluddin memberikan apresiasi tinggi kepada BPVP Bantaeng yang konsisten memberikan pelatihan bagi warga Bone. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci sukses program nasional.

"Kami sangat siap untuk berkolaborasi dan bersinergi. Pemerintah daerah memiliki tempat, sementara pemerintah pusat memiliki program dan anggaran. Ini harus berjalan seiring sebagai satu kesatuan," tegas Andi Akmal.

Ia menambahkan, dengan jumlah penduduk yang besar, Bone memiliki potensi strategis dalam pengembangan SDM di Sulawesi Selatan. Kepala BPVP Bantaeng, Arsyad, menjelaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah bagian dari komitmen Kementerian Ketenagakerjaan dalam mendukung program strategis nasional.

"Pelaksanaan program ini harus kita sukseskan bersama. Kami meyakini Bone menjadi tumpuan besar dalam wilayah kerja kami," ujar Arsyad.

Ia juga menekankan bahwa meski secara administratif berada di Bantaeng, balai tersebut pada hakikatnya milik masyarakat Bone juga. Saat ini, pihaknya tengah merancang program baru bernama Talent Hub untuk semakin memperkuat kualitas tenaga kerja lokal.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari 27 kecamatan di seluruh Kabupaten Bone. Turut hadir dalam pembukaan tersebut,. Kepala BPVP Bantaeng, Arsyad. Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Bone. Sejumlah tamu undangan dari instansi terkait. Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini, diharapkan para pengelola koperasi desa mampu beradaptasi dengan standar industri modern dan membawa perubahan ekonomi yang signifikan bagi wilayahnya masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....