Budayawan Dorong Muatan Lokal Sejarah Budaya Bugis Bone
- 08 Apr 2026 16:27 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Budayawan Bone, Dr. H. A. Youshand Latenritappu, mendorong Pemerintah Daerah Bone melalui Dinas Pendidikan agar memfokuskan muatan lokal di sekolah pada pembelajaran sejarah dan budaya Bugis Bone. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kelestarian warisan budaya sekaligus memperkuat identitas generasi muda di daerah tersebut.
Menurut Youshand, saat ini terjadi penurunan pemahaman anak-anak muda terhadap bahasa Bugis, khususnya dalam hal tata krama bertutur yang sarat nilai sastra dan etika. Ia menilai, banyak generasi muda yang sudah tidak lagi mengenal bentuk-bentuk tutur seperti ada conga (bertutur kepada yang lebih tua), makkaraseng (bertutur dengan sesama), dan ada cu (bertutur kepada yang lebih muda). "Nilai-nilai dalam berbahasa Bugis mulai hilang. Cara bertutur kepada orang tua maupun sesama sudah tidak lagi mencerminkan kearifan lokal yang selama ini dijaga" ujar Youshand saat berbincang bersama RRI Bone, Rabu, 8 April 2026.
Karena itu, dirinya mengusulkan agar muatan lokal tidak hanya mengajarkan bahasa Bugis secara dasar, tetapi juga mencakup etika bertutur, sastra Bugis, serta sejarah Bone secara komprehensif. Dengan begitu, siswa tidak hanya memahami bahasa, tetapi juga nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Youshand juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru bahasa daerah dan guru sejarah melalui pelatihan khusus. Ia menyebut lembaga kebudayaan seperti Yayasan Sulapa Eppa di Ponceng dapat dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan untuk memperdalam pemahaman tentang sejarah dan budaya Bone. “Kami memiliki Yayasan Sulapa Eppa yang berlokasi di Ponceng, Kabupaten Bone, sebagai tempat belajar dan pelatihan untuk memperdalam pemahaman tentang sejarah dan budaya Bone. Anak-anak muda, guru, maupun masyarakat umum kami buka ruang untuk belajar,” ujarnya.
Dengan penguatan muatan lokal tersebut, diharapkan generasi muda Bone tidak hanya mampu berbahasa Bugis, tetapi juga memahami nilai, etika, dan jati diri budaya mereka. Upaya ini sekaligus menjadi investasi penting dalam melestarikan kearifan lokal Bone agar tetap relevan dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....