Respons Aspirasi Masyarakat, ASDP Bakal Evaluasi Teknis Dermaga Cadangan

  • 31 Mar 2026 15:29 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bajoe merespons aksi unjuk rasa masyarakat di Pelabuhan Bajoe dengan menyesuaikan kebijakan operasional. Penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan kondusif, Senin 30 Maret 2026.

Manajemen ASDP menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan aparat keamanan yang menjaga situasi tetap aman. Aktivitas pelayanan di pelabuhan disebut tetap berjalan selama aksi berlangsung.

General Manager ASDP Cabang Bajoe, Anom Sedayu, mengatakan pihaknya menerima seluruh aspirasi yang disampaikan. “Kami menerima dan mendengarkan secara langsung seluruh aspirasi masyarakat terkait operasional pelabuhan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang diambil adalah penyesuaian jadwal pengalihan lintasan. Kebijakan tersebut diundur dari rencana awal 1 April menjadi 10 April 2026.

“Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat,” katanya.

Selain itu, ASDP juga akan menindaklanjuti usulan pemanfaatan Dermaga Plengsengan sebagai alternatif layanan. Koordinasi dengan manajemen pusat akan segera dilakukan untuk percepatan persetujuan dan perbaikan.

Proses evaluasi teknis terhadap dermaga cadangan juga akan dilakukan secara terbuka dan bertahap. Mulai dari pemeriksaan kondisi hingga pelaksanaan perbaikan sesuai ketentuan. “Evaluasi teknis dilakukan secara bertahap untuk memastikan keselamatan dan kelayakan operasional,” ucapnya.

ASDP menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan agar kebijakan yang diambil tetap mengutamakan pelayanan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan. Kondisi yang aman dan tertib diharapkan terus terjaga selama proses penyesuaian berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....