Ketua Komisi II DPRD Bone Ingatkan Warga Hindari Panic Buying BBM
- 31 Mar 2026 10:12 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Ketua Komisi II DPRD Bone menegaskan antrean panjang BBM di sejumlah SPBU bukan disebabkan kelangkaan. Kondisi tersebut dipicu kepanikan masyarakat yang melakukan pembelian berlebihan.
Pernyataan itu disampaikan usai pemantauan langsung di sejumlah SPBU di Kabupaten Bone. Antrean kendaraan dalam beberapa hari terakhir dinilai terjadi karena lonjakan permintaan secara bersamaan.
Ketua Komisi II DPRD Bone, Andi Muhammad Idris Rahman, memastikan stok BBM masih dalam kondisi aman. “Tidak langka, juga tidak ada penimbunan. Antrean itu terjadi karena masyarakat panik,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Ia menjelaskan, banyak warga mengisi BBM untuk beberapa kendaraan sekaligus sehingga stok cepat habis di siang hari. Hal ini menimbulkan kesan seolah terjadi kelangkaan di masyarakat. “Banyak yang mengumpulkan kendaraan mereka untuk mengisi BBM sekaligus, sehingga stok cepat habis sebelum sore hari,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut turut dipengaruhi berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat. Termasuk kekhawatiran kenaikan harga dan situasi global yang memicu kepanikan. “Banyak masyarakat panik karena mengira akan terjadi kelangkaan atau kenaikan harga,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying agar distribusi BBM tetap merata. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan di lapangan. “Saya mengimbau masyarakat tidak perlu terlalu panik menghadapi situasi ini,” tegasnya.
Ia juga memastikan koordinasi dengan Pertamina berjalan baik dalam menjaga distribusi BBM. “Untuk 20 hari ke depan, tidak ada masalah dan stok tetap aman,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....