Pajak Restoran Bone Tembus Rp1,8 Miliar

  • 16 Mar 2026 19:30 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Penerimaan pajak sektor makanan dan minuman di Kabupaten Bone menunjukkan lonjakan signifikan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat penerimaan dari sektor ini kini mencapai sekitar Rp1,8 miliar per bulan, meningkat tajam dibandingkan sebelumnya yang hanya berkisar ratusan juta rupiah.

Kepala Bapenda Bone, Ir . Angkasa, MSI, mengatakan peningkatan tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya pemerintah daerah dalam membangun sistem perpajakan yang lebih transparan sekaligus meningkatkan kesadaran para wajib pajak, khususnya pelaku usaha. “Kalau tahun lalu dengan tahun sekarang itu sudah jauh peningkatannya. Misalnya pajak makan minum yang dulu hanya sekitar Rp400 juta, sekarang sudah bisa mencapai sekitar Rp1,8 miliar per bulan,” ujarnya kepada RRI.CO.ID Senin 16 Maret 2026.

Menurut Angkasa, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah daerah selama ini adalah rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak. Minimnya edukasi sebelumnya membuat banyak wajib pajak belum memahami aturan dan mekanisme pembayaran pajak daerah.

“Awalnya kepatuhan memang sangat rendah karena tidak ada edukasi yang dilakukan secara terus-menerus. Sekarang kami fokus melakukan edukasi kepada wajib pajak agar mengikuti aturan sebagaimana mestinya,” katanya.

Selain edukasi, Bapenda juga memperkuat sistem pembayaran pajak melalui digitalisasi agar proses penyetoran lebih transparan dan meminimalkan potensi kebocoran. Dengan sistem tersebut, wajib pajak dapat menyetor pajak secara mandiri dan langsung masuk ke kas daerah.

“Kami yakinkan kepada masyarakat bahwa uang pajak langsung masuk ke kas daerah, bukan ke kas Bapenda maupun petugas. Bahkan kalau ada yang ragu, silakan datang ke Bapenda untuk mengecek melalui ruang transparansi yang kami sediakan,” jelas Angkasa.

Saat ini tercatat sekitar 400 wajib pajak dari sektor makanan dan minuman di Kabupaten Bone. Namun kontribusi terbesar masih didominasi oleh pelaku usaha skala besar sehingga pemerintah daerah terus mendorong agar kelompok usaha tersebut semakin patuh dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Angkasa berharap tingkat kepatuhan pajak masyarakat Bone dapat terus meningkat karena penerimaan pajak daerah menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. “Kami berharap masyarakat semakin patuh pajak karena pajak yang dibayarkan itu kembali untuk pembangunan Bone,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....