Polisi Tindak Balap Liar Ramadan, Puluhan Motor Diamankan
- 14 Mar 2026 03:47 WIB
- Bone
RRI.CO.ID,Bone – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bone menindak aksi balap liar yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bone selama bulan Ramadan. Dalam operasi tersebut, puluhan sepeda motor diamankan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas tersebut.
Kasat Lantas Polres Bone, AKP Musmulyadi, mengatakan penindakan dilakukan di beberapa lokasi berbeda setelah pihaknya mendapat pengaduan dari warga terkait aksi balap liar yang kerap terjadi pada malam hari. Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolres Bone, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Jumat, 13 Maret 2026.
Menurutnya, penindakan pertama dilakukan di Jalan Ahmad Yani pada malam kedua Ramadan setelah polisi menemukan sejumlah pemuda yang berkumpul dengan sepeda motor. “Di lokasi itu kami mengamankan sekitar 10 kendaraan. Namun belum bisa dikatakan balapan liar karena mereka hanya konvoi, sehingga kami memberikan teguran,” ujarnya.
Para pemilik kendaraan kemudian diminta datang ke Polres Bone untuk melengkapi dokumen kendaraan sekaligus diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. Penindakan selanjutnya dilakukan di wilayah Solo, Kecamatan Dua Boccoe, setelah adanya laporan warga mengenai aktivitas balap liar di lokasi tersebut.
“Di TKP Solo ada sekitar 16 motor yang kami amankan. Namun yang terlibat balapan langsung hanya dua orang, sementara 14 lainnya hanya menonton,” kata Musmulyadi.
Meski demikian, seluruh kendaraan tetap diamankan karena saat petugas tiba di lokasi sejumlah pengendara berusaha melarikan diri dari kejaran polisi. Selain itu, polisi juga menindak aksi serupa di Desa Usa, Kecamatan Palakka dengan mengamankan 16 sepeda motor serta dua pengendara yang terbukti terlibat langsung dalam balap liar.
Penindakan kembali dilakukan di Desa Abbuppungeng, Kecamatan Mare dan Desa Mallari, Kecamatan Awangpone. Dari dua lokasi tersebut polisi mengamankan puluhan kendaraan setelah menerima laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas balap liar.
AKP Musmulyadi mengimbau para remaja agar tidak melakukan balap liar karena selain melanggar aturan, aksi tersebut juga membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. “Yang terlibat langsung hanya beberapa kendaraan, tetapi semuanya kami amankan untuk diberikan pembinaan agar tidak kembali digunakan untuk balapan,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....