Sinergi BAZNAS Bone Ringankan Beban Korban Kebakaran Mattirowalie

  • 02 Mar 2026 20:26 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Wujud nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone. Bersama Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Barat dan Palang Merah Indonesia (PMI), rombongan turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Senin, 2 Maret 2026.

Hadir dalam kunjungan tersebut Pimpinan BAZNAS Bone, H. Muhaimin Ali, Lc dan Rusmin Igho, SH, didampingi Camat Tanete Riattang Barat, Muh. Amin, serta jajaran pengurus PMI setempat. Kehadiran mereka menegaskan bahwa negara dan lembaga sosial hadir di tengah masa sulit warga. Rumah milik Rahmat, yang kini rata dengan tanah akibat amukan si jago merah, menjadi fokus penyaluran bantuan. BAZNAS Bone menyerahkan bantuan berupa, Paket sembako lengkap, Santunan uang tunai, dan Peralatan memasak.

Bantuan ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga Rahmat di masa awal pascakebakaran, saat mereka harus memulai segala sesuatunya dari nol. Pimpinan BAZNAS Bone, H. Muhaimin Ali, Lc, menegaskan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bentuk pertanggungjawaban atas amanah para muzakki. "Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Bapak Rahmat dan keluarga, serta menjadi penyemangat di tengah musibah yang terjadi," ujarnya dengan penuh empati.

Di lokasi yang sama, Camat Tanete Riattang Barat, Muh. Amin, menyampaikan rasa prihatin sekaligus imbauan kepada masyarakat luas. Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama terkait korsleting listrik dan kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga. "Musibah memang tak pernah diundang. Namun, dari peristiwa di Mattirowalie ini, terlihat jelas bahwa solidaritas sosial masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat," ungkap Muh. Amin.

Kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, dan PMI menjadi bukti nyata sinergi yang kuat dalam penanganan bencana. Di antara sisa-sisa reruntuhan, bantuan ini hadir bukan sekadar materi, melainkan simbol harapan bahwa keluarga korban tidak sendirian dalam membangun kembali hidup mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....