DPKH Bone Ingatkan Warga Pilih Produk Hewani Aman

  • 23 Feb 2026 15:32 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Bone mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih dan mengonsumsi produk protein hewani selama bulan suci Ramadan. Peningkatan konsumsi daging dan telur berpotensi diikuti gangguan kesehatan apabila bahan pangan tidak layak dikonsumsi.

Plt. Kepala DPKH Kabupaten Bone, drh. Agusriady, menjelaskan penyakit yang paling diantisipasi berkaitan dengan gangguan pencernaan akibat bakteri pada pangan hewani. Salah satunya bakteri Salmonella yang dapat ditemukan pada telur yang sudah lama disimpan, kotor, maupun retak.

“Kami tidak menyarankan membeli telur yang sudah retak atau pecah untuk dikonsumsi. Jika terlanjur dibeli, sebaiknya tidak disimpan lama dan segera diolah. Namun yang terbaik tetap memilih telur dalam kondisi utuh,” ungkapnya saat mengisi program Bincang Siang RRI Bone, Senin, 23 Februari 2026.

Selain telur, kebersihan dan kesegaran daging juga perlu diperhatikan. Masyarakat diimbau menghindari daging dengan warna tidak normal, berbau tidak sedap, atau dijual di tempat tidak resmi dengan harga sangat murah karena berisiko tidak layak konsumsi. “Ciri daging segar antara lain berwarna merah cerah, tidak berbau busuk, dan tidak berlendir. Sementara telur yang baik memiliki cangkang utuh dan bersih serta tidak melewati masa simpan,” jelasnya.

Untuk menjaga keamanan pangan, masyarakat dianjurkan berbelanja di tempat resmi seperti kios daging di Pasar Sentral Palakka atau Rumah Potong Hewan (RPH) yang diawasi petugas. Di lokasi tersebut, produk hewani telah melalui pemeriksaan kesehatan hewan dan kelayakan konsumsi.

DPKH Bone berharap masyarakat lebih selektif dalam memilih bahan pangan hewani selama Ramadan. Produk dengan tampilan baik dan berasal dari penjual resmi dinilai menjadi cara terbaik mencegah penyakit akibat konsumsi pangan yang tidak aman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....