Warga Sambut Positif Rute Bone-Morowali, Pangkas Perjalanan Darat
- 23 Feb 2026 15:28 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Pembukaan rute penerbangan Bone-Morowali disambut antusias oleh masyarakat, khususnya pekerja lintas daerah. Selama ini, perjalanan darat dinilai memakan waktu lama dan menguras tenaga.
Salah seorang warga Morowali, Syahrul Ashar (28), mengaku rute udara sangat membantu mobilitasnya saat pulang kampung ke Bone. Ia sehari-hari bekerja di sektor pertambangan. “Kalau lewat darat bisa sampai 24 jam, sangat melelahkan,” ungkap Syahrul, Senin, 23 Februari 2026.
Menurutnya, jalur tercepat melalui hutan pun berisiko karena kondisi jalan rusak.
Ia menjelaskan, jalur danau memerlukan waktu sekitar 15 jam, sementara jalur memutar membutuhkan waktu lebih dari satu hari. Biaya perjalanan darat juga cukup besar. “Sewa mobil bisa sampai Rp450 ribu, belum lagi capek di jalan,” katanya.
Karena itu, pesawat dinilai jauh lebih efisien dari segi waktu dan tenaga.
Dengan adanya rute penerbangan baru, Syahrul mengaku sangat terbantu. Ia bahkan telah merencanakan menggunakan pesawat untuk perjalanan berikutnya.
Ia berharap rute tersebut terus berlanjut dan frekuensinya ditambah. “Saya sudah tidak sabar menunggu rute ini dibuka. Sekarang perjalanan jauh lebih praktis,” tandasnya. Bandara Arung Palakka resmi membuka rute penerbangan baru yang menghubungkan Bone dengan Morowali, Sulawesi Tengah. Rute ini mulai beroperasi pada 26 Februari 2026 dan dilayani maskapai Fly Jaya.
Kehadiran rute Bone-Morowali diharapkan memperluas pilihan perjalanan masyarakat. Penerbangan tersebut dijadwalkan beroperasi dua kali seminggu, yakni setiap hari Kamis dan Minggu. Waktu tempuh hanya sekitar satu jam sepuluh menit.
Harga tiket dipatok di kisaran Rp500 ribuan dan dapat diakses melalui platform resmi pemesanan. Pihak bandara berharap rute ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....