MUI Bone: Orang Tua Wajib Awasi Anak Main Petasan

  • 20 Feb 2026 21:08 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bone mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk menjaga kondusivitas selama bulan suci Ramadan. MUI meminta agar anak-anak diawasi ketat agar tidak menyalakan atau membakar petasan yang dapat mengganggu jalannya ibadah.

Ketua MUI Bone, Prof. K.H. Amir H.M., menekankan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kemaslahatan umat dan memastikan kekhusyukan umat Muslim yang tengah menjalankan rangkaian ibadah di malam hari. Pihak MUI menitikberatkan pengawasan pada waktu-waktu krusial ibadah, yakni, waktu magrib, saat berbuka puasa dan persiapan salat Isya. Waktu salat Tarawih, Terutama selama pelaksanaan salat tarawih 20 rakaat hingga selesai. Dan di Waktu Subuh.

"Kami mengimbau agar para orang tua dapat mengawasi anak-anaknya agar tidak membunyikan atau membakar petasan di malam Ramadan. Hal ini penting agar tidak mengganggu kekhusyukan umat yang sedang beribadah," ujar Prof. Amir.

Lebih lanjut, Prof. Amir menjelaskan bahwa imbauan ini bukan sekadar larangan, melainkan ajakan untuk memupuk rasa toleransi dan saling menghargai antarsesama warga. Sebagai lembaga yang berwenang menjaga ketenteraman umat, MUI berharap Ramadan tahun ini dapat dilalui dengan penuh kedamaian tanpa gangguan suara ledakan petasan yang membahayakan maupun mengganggu telinga.

"Himbauan ini adalah upaya kita untuk saling menjaga dan menghargai satu sama lain," pungkasnya.

Dengan adanya pengawasan dari orang tua, diharapkan lingkungan masjid dan pemukiman tetap kondusif, sehingga nilai-nilai ibadah Ramadan dapat tersampaikan dengan maksimal tanpa adanya gangguan kamtibmas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....