Peluang Bisnis Ayam Beku Kian Tumbuh di Bone
- 19 Feb 2026 14:10 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Peluang usaha di sektor pangan terus berkembang di Kabupaten Bone. Salah satunya adalah bisnis ayam beku yang kini mulai diminati masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sebagai penunjang usaha kuliner.
Owner JAKU Bone, Asnal Sudirman, S.A.P., mengungkapkan bahwa bisnis ayam beku memiliki prospek yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Menurutnya, produk ini banyak diminati terutama oleh masyarakat yang menginginkan bahan makanan praktis dan tidak merepotkan.
“Di JAKU kami menyiapkan beberapa varian, seperti ayam utuh, fillet dada dan paha, bagian sayap, serta jeroan seperti hati, jantung, dan ampela. Ini memudahkan konsumen karena bisa memilih sesuai kebutuhan,” ungkap Asnal saat berbincang dalam program Sapa UMKM RRI Bone, Kamis 19 Februari 2026.
Asnal menekankan bahwa ayam beku bukan berarti kualitasnya menurun. Justru produk diproses dengan standar kebersihan yang baik agar lebih aman dikonsumsi. Selain itu, ayam beku juga banyak digunakan pelaku usaha kuliner karena harga relatif lebih stabil dibanding ayam segar di pasaran.
“Ayam beku diproses dengan baik mulai dari teknik pemotongan sesuai syariat halal, dan juga harus memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV) sebagai bukti terpenuhinya persyaratan higiene dan sanitasi, sehingga keamanan produk hewan lebih terjamin,” tutur Asnal.
Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat masih menjadi tantangan tersendiri. Sebagian konsumen masih beranggapan ayam beku kurang segar, padahal selama rantai pendingin (cold chain) terjaga dengan baik, kualitas daging tetap terpelihara hingga sampai ke tangan pembeli.
“Salah satu kelebihan ayam beku adalah berat yang diterima konsumen merupakan berat bersih setelah dipotong, berbeda dengan pembelian di pasar yang umumnya masih dihitung berdasarkan berat ayam hidup sehingga hasilnya bisa berbeda. Selain itu, harga ayam beku cenderung lebih stabil karena ketika harga ayam sedang naik, kami masih dapat menekannya agar tetap terjangkau,” tutup Asnal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....