Ops Keselamatan 2026 Polres Bone Nihil Korban

  • 17 Feb 2026 21:39 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Bone sejak 2 hingga 15 Februari resmi berakhir dengan capaian positif. Selama dua pekan pelaksanaan, tidak tercatat adanya korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu Lintas. Operasi yang dilaksanakan oleh Polres Bone melalui Satlantas ini juga tidak menerapkan tilang manual. Sebagai gantinya, petugas lebih mengedepankan pendekatan persuasif melalui pemberian teguran kepada Pelanggar.

Tercatat sebanyak 188 pengendara menerima surat teguran selama operasi berlangsung. Penindakan tersebut diberikan sebagai langkah awal pembinaan kepada masyarakat agar lebih disiplin di jalan raya. Selain itu, petugas juga menindak penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Sebanyak 94 knalpot brong berhasil diamankan dari kendaraan roda Dua.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Musmulyadi, mengungkapkan bahwa pelanggaran paling dominan berasal dari pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm sesuai standar SNI. “Untuk kendaraan roda dua, pelanggaran terbanyak adalah tidak menggunakan helm standar SNI sebanyak 77 kasus,” ujar AKP Musmulyadi, Selasa, 17 Februari 2026.

Sementara itu, pada kendaraan roda empat, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt dengan 17 Kasus. “Penggunaan knalpot brong juga cukup tinggi, yakni 94 pelanggaran. Seluruh pelanggar diberikan blanko teguran sebagai peringatan pertama atas kesalahan yang Dilakukan,” Jelasnya.

Dari sisi kecelakaan lalu lintas, selama Operasi Keselamatan tercatat 23 kasus. Namun demikian, tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam periode Tersebut. “Korban meninggal dan luka berat tidak ada. Korban luka ringan sebanyak 37 orang dengan total kerugian material mencapai Rp41.300.000,” Ungkap AKP Musmulyadi.

Dengan berakhirnya Operasi Keselamatan Pallawa 2026, pihak kepolisian berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas tetap terjaga meski operasi telah Selesai. “Kami ingin masyarakat tetap patuh dan memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan orang Lain,” Tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....