Harga Cabai di Bone "Makin Pedas" Tembus Rp50 Ribu
- 15 Feb 2026 11:05 WIB
- Bone
RRI CO.ID, Bone - Mendekati bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Kabupaten Bone mulai merasakan lonjakan harga pada sejumlah komoditas pangan. Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai yang harganya meroket tajam di pasar-pasar tradisional. Berdasarkan data Dinas Perdagangan Kabupaten Bobe, cabai rawit kini menembus angka Rp50.000 per kilogram, melonjak drastis dari harga sebelumnya yang hanya berkisar di angka Rp20.000 per kilogram.
Kenaikan ini juga diikuti oleh cabai merah besar yang kini dibanderol seharga Rp15.000 per kilogram, naik dari harga normal Rp10.000 per kilogram. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, Muhammad Rusdi, mengatakan bahwa tren kenaikan harga ini dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat menjelang bulan puasa.
"Kenaikan ini dipicu akibat tingginya permintaan di pasaran jelang Ramadan. Kami terus melakukan pemantauan intensif di lapangan," ujar Muhammad Rusdi. Minggu, 15 Februari 2026.
Dinas Perdagangan Kabupaten Bone menjadikan dua pasar tradisional utama sebagai objek pemantauan rutin, yakni, Pasar Bajoe dan Pasar Sentral Palakka. Selain kelompok cabai, komoditas jagung pipilan kuning juga ikut merangkak naik, Harganya kini berada di angka Rp7.500 per kilogram, setelah sebelumnya bertahan di harga Rp6.000 per kilogram.
Meski beberapa kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga, Muhammad Rusdi menambahkan bahwa tidak semua bahan pokok mengalami kenaikan. Dari laporan tim di lapangan, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga atau tetap stabil seperti Telur dan Kacang Tanah serta Komoditas Lainnya terpantau masih dalam kondisi normal dan stok mencukupi.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan merupakan siklus tahunan yang terus diawasi oleh pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....