Bupati Andi Asman Pimpin Rakor Forkopimda jelang Ramadan

  • 14 Feb 2026 07:31 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat melakukan langkah antisipasi guna memastikan stabilitas daerah menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M. Hal ini dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman. Acara tersebut berlangsung di Halte Pojok Kolaborasi, Area Lapangan Merdeka Bone, Jumat, 13 Februari 2026, malam

Kepala Badan Kesbangpol Bone, A. Gunadil Ukra, melaporkan bahwa kondisi daerah saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Salah satu pencapaian menonjol yakni angka inflasi Kabupaten Bone yang mampu ditekan hingga ke level 0,91 persen.

"Capaian ini dinilai stabil di tengah dinamika ekonomi. Aktivitas perdagangan di sekitar Lapangan Merdeka juga memberi dampak nyata bagi UMKM lokal, yang pada akhirnya membantu menekan angka kemiskinan," ungkap Gunadil.

Ia juga menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dan penerangan jalan umum turut berperan besar dalam menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, momentum menjelang Ramadan dan Idulfitri harus dikawal ketat, terutama terkait ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga.

Sebagai solusi konkret, Bupati mengusulkan sebuah langkah inovatif diantaranya Pembentukan Kios Pangan Tripika: Akan hadir di setiap kecamatan untuk mendistribusikan bahan pokok secara terkontrol dengan Tujuan, Mengantisipasi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.

"Kita harus memastikan masyarakat bisa menyambut Ramadan dengan tenang tanpa terbebani harga pangan yang melonjak," tegas Andi Asman.

Selain masalah ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial melalui nilai kearifan lokal Bone, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Ia meminta koordinasi diperluas hingga ke tingkat RT/RW agar potensi gangguan sekecil apa pun bisa diredam sejak dini.

Di sisi lain, menyikapi maraknya laporan musibah kebakaran, Bupati menginstruksikan penguatan langkah pencegahan, termasuk mendukung program Gentenisasi Listrik dari pemerintah pusat.

"Pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Program gentenisasi listrik ini penting untuk mengurangi risiko kebakaran akibat instalasi kabel yang tidak standar. Jangan menunggu musibah baru kita bergerak," pungkasnya.

Rakor ini menjadi simbol komitmen kolektif jajaran Pemkab Bone dan Forkopimda untuk menjaga daerah tetap aman, stabil, dan tangguh dalam menyambut bulan suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....