Data PBI JKN Berubah, Ribuan Warga Sinjai Terdampak

  • 10 Feb 2026 20:33 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Perubahan data penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) membuat ribuan warga Sinjai terdampak penonaktifan kepesertaan. Dinas Sosial Kabupaten Sinjai memastikan perubahan terjadi akibat pembaruan data nasional berbasis desil pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Andi Muhammad Idnan mengatakan sekitar 8.000 peserta PBI APBN dinonaktifkan dan 5.000 dialihkan PBI APBD ke APBN. “Selisih sekitar 3.000 peserta masih menunggu kebijakan pemerintah pusat sambil kami lakukan perbaikan data,” ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Ia menjelaskan jumlah peserta PBI APBD saat ini mencapai 90.778 jiwa, sedangkan PBI APBN sebanyak 102.543 jiwa. Perubahan data disebut terjadi secara nasional karena evaluasi pembiayaan dari Kementerian Sosial.

Menurutnya, penonaktifan bukan berarti masyarakat kehilangan akses kesehatan sepenuhnya. Pemerintah daerah tetap menyiapkan solusi melalui skema UHC agar warga tetap terlindungi saat membutuhkan layanan medis.

Andi Idnan juga menegaskan bahwa peserta nonaktif sistem BPJS umumnya karena pindah domisili atau meninggal dunia. Rata-rata jumlahnya kecil, bahkan kadang tidak mencapai 100 orang setiap bulan. “Pemkab Sinjai saat ini mengalokasikan sekitar Rp4 miliar per bulan untuk membayar premi PBI APBD,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....