Seorang Nelayan Jatuh di Perairan Taka Limpoge

  • 31 Jan 2026 20:15 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar mengerahkan personel Pos SAR Bone untuk melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari kapal di perairan Taka Limpoge, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Korban diketahui bernama Muhammad Ali (20), seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut saat berada di atas kapal nelayan KM 3 Putri 77.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 06.30 WITA, saat kapal bertolak dari Pelabuhan Lappa untuk melakukan aktivitas penangkapan Ikan.

Saat kapal hendak melepaskan jangkar di sekitar rompon di perairan Taka Limpoge, korban diduga berjalan di sisi kapal menuju bagian belakang untuk buang air kecil, sebelum akhirnya terjatuh ke Laut.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga korban bersama masyarakat setempat. Namun hingga kini, korban belum berhasil Ditemukan.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkan insiden ini kepada Basarnas Makassar untuk mendapatkan bantuan operasi pencarian dan pertolongan. Laporan diterima Basarnas pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 16.10 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M., mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim setelah menerima Laporan.

“Setelah menerima informasi dari pihak keluarga korban, kami segera mengerahkan personel Pos SAR Bone menuju Sinjai untuk melaksanakan operasi Pencarian,” Ujar Muhammad Arif Anwar.

Ia menambahkan, tim SAR akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat guna mempercepat proses Pencarian.

“Tim akan berkoordinasi dengan instansi dan masyarakat setempat guna kelancaran pencarian di Lokasi,” Tambahnya.

Muhammad Arif juga menyebutkan bahwa operasi SAR dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan personel di Lapangan.

“Meskipun kondisi cuaca terpantau berawan, operasi SAR akan terus dilaksanakan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan Tim,” Jelasnya.

Dalam operasi SAR ini, sejumlah unsur turut dilibatkan, di antaranya Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud Sinjai, BPBD Sinjai, Tagana, personel Brimob, masyarakat setempat, serta potensi SAR Lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....