Nelayan di TPI Lappa Sinjai Ikuti Skrining HIV/AIDS

  • 28 Jan 2026 20:25 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai mulai menggeser pendekatan pencegahan HIV/AIDS dengan menyasar nelayan sebagai kelompok prioritas skrining kesehatan. Langkah ini dilakukan langsung di pusat aktivitas nelayan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa, Sinjai Utara.

Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda turun langsung memantau pelaksanaan skrining HIV/AIDS bagi nelayan, Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini pada kelompok dengan mobilitas kerja tinggi di wilayah pesisir.

Sebagai Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Sinjai, Andi Mahyanto menilai nelayan memiliki risiko kesehatan yang kerap luput dari perhatian. Menurutnya, pola kerja dan mobilitas antarwilayah membuat skrining menjadi kebutuhan mendesak.

“Nelayan adalah tulang punggung ekonomi pesisir, tapi juga kelompok dengan mobilitas tinggi. Karena itu, skrining HIV/AIDS menjadi langkah penting untuk perlindungan kesehatan mereka,” ujar Andi Mahyanto.

Ia menegaskan seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan. Pemerintah, kata dia, memastikan tidak ada stigma bagi nelayan yang mengikuti skrining.

“Tidak perlu takut atau malu, hasil pemeriksaan dijamin rahasia. Jika ada indikasi, akan ada pendampingan dan layanan lanjutan dari tenaga kesehatan,” tegasnya.

Sebelum pemeriksaan, para nelayan mendapatkan edukasi tentang HIV/AIDS, mulai dari cara penularan hingga pentingnya deteksi dini. Edukasi ini dinilai krusial untuk memutus mata rantai informasi keliru yang masih berkembang di masyarakat pesisir.

Kegiatan skrining ini melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, serta relawan KPAD Sinjai. Pemerintah berharap pendekatan langsung ke lapangan mampu meningkatkan kesadaran nelayan untuk rutin memeriksakan kesehatan tanpa rasa takut atau stigma.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....