SPPG Manurunge Hadapi Tantangan Bahan Baku

  • 27 Jan 2026 13:36 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manurunge terus berperan aktif mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski dihadapkan pada sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya. Beberapa bahan pangan, seperti brokoli, kerap sulit diperoleh di Kabupaten Bone sehingga membutuhkan pasokan dari luar daerah

Kepala SPPG Manurunge, Andi Abdi Latone Irwan mengatakan SPPG Manurunge mulai beroperasi sejak 8 Desember 2025 dan kini melayani ribuan penerima manfaat di wilayah Kota, Kabupaten Bone. Saat ini pihaknya melayani sembilan sekolah yang terdiri dari enam sekolah dasar dan tiga sekolah menengah pertama dengan total 2.388 penerima manfaat. Setiap hari, ribuan paket makanan bergizi disiapkan dan didistribusikan tepat waktu sesuai jadwal sekolah masing-masing.

Menurut Andi Abdi, salah satu tantangan utama yang dihadapi SPPG Manurunge adalah keterbatasan ketersediaan bahan baku tertentu di daerah. Beberapa bahan pangan, seperti brokoli, kerap sulit diperoleh di Kabupaten Bone sehingga membutuhkan pasokan dari luar daerah.

“Di satu sisi, kami terikat aturan untuk memberdayakan mitra dan vendor lokal. Namun di sisi lain, ada bahan tertentu yang memang belum tersedia secara konsisten di Bone, sehingga kami harus menyesuaikan menu dengan bahan yang ada,” ujarnya saat menjadi narasumber di Bincang Siang RRI Bone, Selasa, 27 Januari 2026.

Penyesuaian menu menjadi langkah strategis agar program tetap berjalan tanpa mengabaikan prinsip gizi seimbang dan keamanan pangan. Seluruh proses pengolahan makanan dilakukan dengan standar ketat, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan dini hari, hingga distribusi ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Selain tantangan bahan baku, SPPG Manurunge juga melakukan evaluasi rutin setiap hari berdasarkan masukan dari penanggung jawab sekolah. Evaluasi ini mencakup ketepatan waktu distribusi, kualitas makanan, hingga tingkat konsumsi siswa terhadap menu yang disajikan.

Andi Abdi menegaskan, meski menghadapi berbagai tantangan, SPPG Manurunge tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sebagai garda terdepan pelaksanaan Program MBG. “Kami terus berbenah dan terbuka terhadap masukan agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” tutupya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....