BLK Sinjai siap Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai

  • 26 Jan 2026 23:25 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Upaya menekan pengangguran dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal kembali digeber Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Sinjai. Memasuki tahun anggaran 2026, BLK Sinjai resmi meluncurkan rangkaian Program Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dirancang langsung menyasar kebutuhan dunia kerja.

Program pelatihan ini tidak lagi berorientasi pada teori semata, melainkan menitikberatkan penguasaan keterampilan teknis agar peserta siap kerja maupun mandiri berwirausaha. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah menyiapkan SDM unggul dan produktif.

Kepala UPTD BLK Sinjai, A. Rindang, mengatakan pelaksanaan pelatihan tahun ini merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng. Kolaborasi tersebut memastikan kurikulum dan metode pelatihan sesuai standar industri.

“Tahun 2026 kami membuka empat paket pelatihan berbasis kompetensi dengan porsi praktik lebih dominan. Targetnya, peserta benar-benar siap terjun ke dunia kerja dan memiliki nilai jual yang tinggi,” ujar A. Rindang, Senin, 26 Januari 2026.

Pada tahap pertama, BLK Sinjai akan membuka pelatihan Menjahit serta Service Sepeda Motor Sistem Injeksi yang dijadwalkan berlangsung mulai 2 Maret hingga 6 April 2026. Kedua kejuruan ini dipilih karena tingginya kebutuhan tenaga terampil di sektor tersebut.

Sementara pada triwulan kedua, BLK Sinjai menyiapkan pelatihan Tata Boga (pembuatan kue dan roti) serta Teknik Pengelasan. Setiap kelas dibatasi maksimal 16 peserta guna menjaga efektivitas pelatihan selama satu bulan penuh.

Lebih dari sekadar pelatihan kerja, program ini juga diarahkan sebagai inkubator lahirnya wirausaha baru di Kabupaten Sinjai. Para peserta akan diseleksi secara ketat untuk memastikan komitmen dalam mengembangkan keterampilan menjadi sumber penghidupan.

“Harapan kami, alumni pelatihan tidak hanya mencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru yang berdampak langsung bagi ekonomi daerah,” pungkas A. Rindang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....