Curah Hujan Bone Masih Rendah di Januari 2026
- 26 Jan 2026 11:52 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Wilayah timur Kabupaten Bone per Januari 2026 masih belum memasuki periode musim hujan. Kondisi ini berbeda dengan Bone bagian barat yang telah mulai hujan sejak Oktober 2025. Akibatnya, beberapa aktivitas masyarakat, terutama sektor pertanian, harus lebih berhati-hati menghadapi cuaca kering.
Prakirawan Cuaca BMKG Sulsel, Rizki Huda, dalam program Hallo RRI Senin, 26 Januari 2026. Menyampaikan, berdasarkan analisis curah hujan dasarian kedua Januari 2026, hampir seluruh wilayah Bone mengalami curah hujan rendah, antara 0 hingga 50 milimeter.
"Wilayah pesisir bahkan hanya menerima hujan sekitar 0–10 milimeter. Diperkirakan hingga akhir Januari, curah hujan masih tetap rendah, khususnya di Bone bagian utara,” ungkap Rizki Huda.
Ia menambahkan, secara keseluruhan, sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan telah memasuki periode musim hujan sejak Agustus 2025. Wilayah pesisir barat seperti Makassar dan Maros sudah hujan sejak Oktober, sementara Jeneponto mulai November. Namun beberapa wilayah seperti Wajo, Sidenreng Rappang, Soppeng, dan Bone masih belum sepenuhnya menerima hujan.
“Puncak musim hujan di Sulawesi Selatan terbagi menjadi dua wilayah. Wilayah barat diprediksi mencapai puncak hujan antara Desember hingga Januari, sedangkan wilayah timur, termasuk Bone, diperkirakan puncaknya baru terjadi sekitar Mei–Juni 2026,” ujar Rizki.
Dengan kondisi ini, masyarakat Kabupaten Bone tetap diimbau memantau prakiraan cuaca agar aktivitas pertanian maupun keseharian dapat disesuaikan dengan kondisi curah hujan yang ada.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....