Kapolsek Marioriawa Hadiri Mappadendang, Syukuran Panen Raya Petani
- 09 Okt 2025 15:52 WIB
- Bone
KBRN, Soppeng: Tradisi budaya dan rasa syukur kembali mewarnai kehidupan masyarakat Kecamatan Marioriawa. Kapolsek Marioriawa IPTU Ichsan, S.H., M.M., turut menghadiri pesta adat Mappadendang yang digelar oleh Kelompok Tani Mariomarennu 2 sebagai bentuk syukur atas hasil panen padi yang melimpah. Kegiatan ini berlangsung di Sanggar Tani Mariomarennu 2, Kelurahan Manorang Salo, Kamis (9/10/2025).
Acara adat yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Marioriawa Syachrany Andi Nganro, S.E., Danramil 1423-02/Marioriawa Letda Arm Hertasning, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Marioriawa Syahira, S.P., serta pengurus dan anggota kelompok tani Setempat.
Pesta adat Mappadendang merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Bugis yang dilakukan setelah panen padi. Melalui kegiatan ini, masyarakat mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga dan Pemerintah.
Kapolsek Marioriawa IPTU Ichsan menyebutkan, kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan adat merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal serta wujud kedekatan Polri dengan Masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Tradisi Mappadendang bukan hanya tentang budaya, tetapi juga kebersamaan dan rasa syukur yang mempererat hubungan Antarwarga,” Ujarnya.
Selain menghadiri kegiatan, Kapolsek juga memanfaatkan momen tersebut untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, sekaligus mengimbau agar warga tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pesta Adat.
Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi kepada jajarannya di Polsek Marioriawa yang terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan sosial dan budaya di tengah Masyarakat.
“Kehadiran Polri dalam kegiatan adat seperti ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Ini penting untuk memperkuat sinergi antara aparat dan Warga,” Ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti Mappadendang dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya daerah yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan Religiusitas. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana keakraban antara aparat, pemerintah, dan masyarakat Marioriawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....