Pasar Bone Semrawut, Pemerintah Siapkan Mall Rakyat

  • 01 Okt 2025 14:37 WIB
  •  Bone

KBRN, Bone: Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM, menyoroti kondisi pasar tradisional di Kabupaten Bone yang dinilai masih semrawut dan belum tertata dengan baik. Salah satu perhatian serius adalah pasar Palakka yang sudah dibangun dengan anggaran  besar, namun hingga kini masih sepi pengunjung karena warga lebih memilih berbelanja di pinggir sungai.

Menurut Andi Akmal, fenomena tersebut tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menimbulkan persoalan kebersihan, keamanan, dan kenyamanan. “Kalau belanja di pinggir jalan memang lebih praktis, tapi dari sisi keamanan, keindahan kota, dan higienitas jelas sangat bermasalah,” tegasnya saat dialog interaktif bersama RRI Bone Rabu (1/10/2025).

Sebagai solusi, Pemkab Bone merencanakan pemindahan aktivitas pedagang ke lokasi yang lebih representatif. Salah satu alternatif yang kini dikaji adalah pembangunan “mall rakyat” di bekas Sentral Lama atau di depan Bone Trade Center. Lokasi tersebut diproyeksikan menjadi pusat perdagangan baru yang lebih tertata, sekaligus menghidupkan kembali ruang ekonomi masyarakat.

Selain itu, Andi Akmal juga menyinggung adanya praktik jual beli lahan kios di Pasar Palakka yang menimbulkan persoalan kepemilikan. Ia menegaskan perlunya penataan ulang kepemilikan agar tidak ada lagi “mafia pasar” yang bermain di atas aset daerah. “Kita harus pastikan bahwa kios benar-benar dimiliki pedagang, bukan dijual belikan seenaknya,” ujarnya.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen melakukan renovasi dan perbaikan fasilitas di pasar yang sudah ada, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar terbiasa berbelanja di tempat resmi. Dengan langkah ini, wajah kota Bone diharapkan menjadi lebih bersih, tertib, dan layak, sekaligus meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah gempuran modernisasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....