Guru SD Macope Kenalkan Budaya Lewat Baju Bodo
- 11 Apr 2025 08:14 WIB
- Bone
KBRN,Bone: Suasana perayaan Hari Jadi Bone (HJB) ke-695 masih terasa kental di berbagai sekolah, termasuk di SD Inpres 5/81 Macope, Kecamatan Awangpone. Para guru di sekolah ini tampak antusias mengajar dengan mengenakan baju bodo, pakaian adat Bugis yang menjadi simbol budaya daerah.
Salah satu guru di SD tersebut, Amrah, S.Pd.I, Gr, mengatakan bahwa penggunaan baju bodo saat mengajar bukan hanya bagian dari perayaan HJB, tetapi juga bentuk pembelajaran budaya kepada siswa. “Anak-anak jadi tahu dan mengenal pakaian adat kita. Ini penting agar mereka tidak asing dengan warisan budaya sendiri,” ujarnya kepada RRI.co.id, Jumat(11/4/2025).
Menurut Amrah, penggunaan baju bodo tidak menghambat proses belajar-mengajar di kelas. Bahkan, suasana menjadi lebih semarak dan menyenangkan. “Kami tetap fokus mengajar, hanya suasananya yang berbeda dan lebih berwarna,” tambahnya.
Perayaan HJB memang menjadi momen spesial yang hanya datang sekali dalam setahun, dan menurut Amrah, momentum ini sangat sayang untuk dilewatkan. Ia berharap semangat seperti ini terus dijaga setiap tahunnya untuk mempererat rasa cinta terhadap daerah.
Antusiasme siswa juga tidak kalah tinggi. Banyak dari mereka yang penasaran dengan bentuk dan makna dari baju bodo yang dikenakan guru-gurunya. Bahkan ada yang bertanya apakah mereka juga boleh mengenakannya suatu saat nanti.
“Ini bukti bahwa mengenalkan budaya tidak harus dengan cara yang kaku. Lewat pakaian, kita bisa membangkitkan rasa ingin tahu anak-anak,” jelasnya.
Ia pun mengapresiasi semangat seluruh guru yang kompak mengenakan baju bodo dalam suasana HJB ini. “Ini bukan hanya soal baju adat, tapi juga soal kebersamaan dan rasa bangga sebagai warga Bone,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....