Berburu Keberkahan Ramadan di Malam Lailatul Qadar dengan Memantapkan Ibadah

  • 15 Mar 2026 10:44 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Fenomena yang lazim terlihat pada akhir ramadan adalah saf di masjid perlahan sudah terlihat mulai semakin sedikit. Sebagian besar masjid biasanya hanya diisi oleh orang-orang lama, seakan-akan jemaahnya menganggap ramadan telah berakhir.

Ustadz Muhammad Nur, Lc. mengatakan banyak umat Muslim yang sudah kembali pada kesibukannya pada hari-hari terakhir ramadan, padahal justru momen itulah yang menjadia puncak ramadan. “Ibarat sebuah acara, maka doorprize akan dibagikan pada akhir kegiatan”, kata Ustadz Muhammad Nur saat dikonfirmasi rri.co.id, Minggu, 15 Maret 2026.

Dijelaskan Ustadz Muhammad Nur, doorprize tidak akan mungkin dibagikan diawal karena nanti pesertanya akan bubar, begitu pula dengan ramadan. Rasulullah selalu mengingatkan umatnya untuk mencari malam Lailatul Qadar di hari-hari terakhir ramadan.

Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadis.

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ (Taharraw laylatal qadri fil witri minal 'asri 'awakhiri min ramadhan). Artinya: "Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari).

Hari-hari terakhir ramadan dipilih sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar karena disitulah puncak ramadan. “Saat keimanan seorang hamba akan diuji. Bagaimana ketakwaan dan keikhlasan seorang hamba akan dilihat diakhir ramadan”, tegasnya.

Ustadz Muhammad Nur menyampaikan Lailatul Qadar sangat dinantikan setiap tahunnya, sebab itu merupakan waktu istimewa yang disebut lebih baik dari seribu bulan, maka umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk shalat malam, dan zikir, sedekah, i'tikaf dsb. “Lailatul Qadar terjadi pada hari ganjil di 10 malam terakhir ramadan”, ujarnya.

Tanda-tanda malam yang mulia itu sering dibahas oleh ulama, yakni malam yang sangat tenang, tidak ada hujan, tidak pula berawan, bintang-bintang bersinar terang dan penuh dengan kedamaian. “Namun ulama pun berkata, janganlah kita sibuk dengan tanda-tandanya tapi sibuklah mencari amalan sehingga Lailatul Qadar tidak sia-sia”, tuturnya.

Ia pun mengajak umat Muslim untuk tidak lengah dan semakin memantapkan ibadah di penghujung ramadan. “Seperti yang dicontohkan Rasulullah yang senantiasa lebih giat lagi dalam beribadah ketika bulan ramadan telah memasuki akhir”, tutup Muhammad Nur.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....