Tidak Mudik, Cara Mengobati Duka Kehilangan Ibu
- 07 Mar 2026 13:45 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Seorang perantau asal Kabupaten Bone memilih tidak mudik pada Ramadan tahun ini setelah sang ibu meninggal dunia. Keputusan tersebut diambil karena ia merasa momen pulang kampung justru akan memperdalam rasa kehilangan yang masih ia rasakan.
Warga Bone yang kini berdomisili di Bogor, Jawa Barat, Sarkiah Hapsari, mengaku biasanya setiap Ramadan menjadi waktu yang paling dinanti untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga, terutama dengan ibunya. Namun tahun ini suasana terasa berbeda, sosok ibu yang biasanya menyambut kepulangannya di rumah sudah tidak ada lagi, sehingga bayangan pulang kampung justru membuat hatinya semakin berat.
"Kami sudah sepuluh tahun berada di Bogor, dan setiap ramadan diusahakan pulang ke Bone. Tapi untuk tahun ini kami pilih tidak mudik," ungkap Sarkiah Hapsari saat berbincang dengan RRI Bone dalam program Cerita Ramadan, Jumat 6 Maret 2026 kemarin.
Menurutnya, keputusan untuk tidak mudik merupakan salah satu cara untuk menjaga perasaan agar tidak semakin larut dalam kesedihan. Ia khawatir jika kembali ke rumah, kenangan bersama sang ibu akan membuat duka terasa lebih mendalam.“ Kalau pulang ke rumah, pasti banyak sekali kenangan dengan ibu. Saya takut justru semakin sedih,” ujar Sarkiah Hapsari.
Untuk mengobati rasa kehilangan, ia memilih mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih menenangkan selama Ramadan. Ia memperbanyak kegiatan kebaikan dan ibadah yang diniatkan pahalanya juga mengalir ke Ibunya.
"rutin mendoakan sang ibu yang telah berpulang menjadi cara untuk tetap merasa dekat dengan orang tua. Dan ini juga sekaligus menjadi penguat hati dalam menghadapi kehilangan," tutup Sarkiah Hapsari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....