Tips Menghindari Sifat Berlebih-lebihan saat Berpuasa

  • 04 Mar 2026 21:08 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Islam mengajarkan umatnya untuk tidak berlebih-lebihan dalam hal apapun, termasuk saat melakukan puasa. Oleh karena itu, waktu berbuka seharusnya tidak menjadi ajang balas dendam setelah kita menahan seharian penuh.

Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mare, Surianty menjelaskan kita berpuasa agar terhindar dari berlebih-lebihan, yakni mubazir dan israf karena keduanya adalah sifat setan. “Jadi sayang sekali kalau kita niatnya cari pahala tapi malah jadi teman setan karena sifat berlebih-lebihan itu”, tutur Surianti kepada rri.co.id, Rabu (4 Maret 2026).

Puasa bertujuan untuk membentuk pribadi yang bertakwa, meningkatkan pengendalian diri, serta menjadi sarana pengampunan dosa. “Jadi kita perlu menahan itu semua agar puasa kita memberikan manfaat kepada diri kita sendiri”, jelasnya.

Menurut Surianty, adapun cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari mubazir dan israf adalah sebagai berikut :

Membuat Daftar Belanjaan

Sebelum berbelanja, kita perlu menyiapkan dulu daftar belanjaan yang kita butuhkan agar tidak kalap. Apalagi dalam keadaan lapar, biasanya semua makanan itu kelihatan enak.

Membawa Uang Secukupnya

Ini bertujuan agar kita tidak membeli yang lain selain dari daftar yang sudah kita buat. “Percuma kita buat list tapi bawa uang banyak juga saat belanja”.

Tidak Membawa HP

Disamping membawa uang secukupnya, sebaiknya juga tidak membawa HP karena metode pembayaran melalui Qris bisa membuat kita boros. Sedangkan boros artinya kita menuruti hawa nafsu.

Namun jika kita sudah terlanjur kalap berbelanja, Al Qur’an dalam Surah Al Isra Ayat 26 telah disebutkan secara spesifik cara mengatasinya. Ayat ini menegaskan perintah Allah untuk memenuhi hak kerabat dekat, orang miskin, dan musafir (orang dalam perjalanan) serta larangan keras bersikap boros.

“Jadi salah satu cara yang paling gampang adalah membagikan makanan yang kita beli kepada orang lain, misalnya tetangga. Itu berarti menghindarkan kita dari berlebih-lebihan sekaligus juga bisa mengurangi volume sampah makanan yang kita buang”, ujarnya.

Puasa mendidik spiritualitas, meningkatkan empati sosial terhadap sesama, serta memberikan manfaat kesehatan fisik seperti detoksifikasi, perbaikan metabolisme, dan kesehatan mental. Maka hendaklah kita menjaga puasa kita agar tidak melenceng dari koridor yang seharusnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....