Ramadan Momentum Hidupkan Al-Qur’an dan Kualitas Ibadah

  • 20 Feb 2026 19:56 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Bulan suci Ramadan merupakan momentum paling mulia bagi umat Islam untuk menghidupkan Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas ibadah. Hal tersebut disampaikan Dr. Asriady, S.HD, M. TH.I , Dai muda LDNU Sulsel sekaligus Wakil Pimpinan Ponpes Al-Ikhlas Ujung dalam program Pappaseng RRI Bone pada Kamis, 19 Februari 2026 yang menekankan bahwa Ramadan adalah bulan istimewa yang sarat dengan keutamaan dan keberkahan.

Dr. Asriady menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan sebagai petunjuk bagi manusia. “Ramadan adalah momentum yang sangat mulia karena Al-Qur’an diturunkan pada bulan ini sebagai hidayah bagi umat manusia. Maka kita pun menghidupkan Ramadan dengan Al-Qur’an,” ujarnya.

Selain itu, Ramadan juga memiliki keutamaan Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. “Di dalam Ramadan ada malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Satu amalan di malam itu nilainya seperti seribu bulan ibadah. Ini adalah kesempatan besar yang Allah berikan kepada kita,” kata Dr. Asriady.

Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan umat Nabi Muhammad SAW yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Rajab adalah bulan Allah, Syaban bulan Rasulullah, dan Ramadan adalah bulannya umat Nabi Muhammad. Maka ini adalah momentum bagi kita semua untuk meningkatkan amal dan ketakwaan,” tuturnya.

Menurutnya, Ramadan juga dikenal sebagai bulan pengampunan dosa bagi hamba yang bersungguh-sungguh dalam berpuasa dan beribadah. “Siapa yang berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Ini adalah kesempatan bagi kita yang merasa banyak salah dan khilaf,” ungkapnya.

Dr. Asriady mengajak umat Islam untuk mengisi Ramadan dengan berbagai amal kebaikan, mulai dari puasa, membaca Al-Qur’an, hingga memperbanyak ibadah sunnah dan sedekah. “Lakukanlah perbuatan-perbuatan terbaik di bulan ini, karena Allah menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi setiap kebaikan,” katanya.

Ia berharap umat Islam tidak menyia-nyiakan bulan Ramadan dan menjadikannya sebagai sarana memperbaiki diri. “Kita tidak pernah tahu apakah tahun depan masih diberi kesempatan bertemu Ramadan. Karena itu, manfaatkan momentum ini dengan sungguh-sungguh,” tutup Dr. Asriady.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....