Memaknai Malam Nuzulul Qur'an: Mengamalkannya dalam Tingkah Laku
- 16 Mar 2025 19:53 WIB
- Bone
KBRN, Bone: Malam Nuzulul Qur’an yang jatuh pada 17 Ramadan menjadi salah satu malam istimewa bagi umat Islam. Malam ini diperingati sebagai momen turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Bagi umat Islam, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber cahaya dalam menjalani kehidupan.
Ustads Dr. Nursyirwan, S.Ag., M.Pd yang mengisi program Mutiara Ramadan RRI Bone menjelaskan bahwa Nuzulul Qur’an bukan hanya tentang mengingat sejarah turunnya Al-Qur’an, tetapi juga momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan memaknai serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari- hari termasuk dalam tingkah laku dan perbuatan.
"Yang paling penting adalah kita mengamalkannya jadi Bukan sekadar membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkannya. Seperti contoh Rasulullah dimana tingkah laku beliau sesuai dengan Al Qur'an," dikatakan saat program Mutiara Ramadan RRI Bone, Minggu (16/03/2025).
Ditambahkan bahwa Al Qur'an diturunkan dalam tempo 22 Tahun, 22 Bulan, 22 Hari. Yang menandakan bahwa kitab Al Qur'an benar- benar bukan rekayasa manusia. "Kita harus menyakini bahwa dengan diturunkannya Al Qur'an ini betul - betul perkataan atau firman Allah SWT bukan rekayasa atau buatan Rasulullah," ungkap Ustads Dr. Nursyirwan.
Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehingga mengamalkan ajarannya dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam berbicara, bersikap, maupun berinteraksi dengan sesama, adalah wujud nyata dari kecintaan terhadap kitab suci ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....